Selasa 13 Agustus 2019, 06:17 WIB

Di Pontianak, Kabut Asap Makin Pekat

Antara | Nusantara
Di Pontianak, Kabut Asap Makin Pekat

ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Warga berjalan di tepian Sungai Kapuas yang diselimuti kabut asap di Pontianak, Kalimantan Barat.

 

SEJUMLAH warga mengatakan kabut asap di Kota Pontianak, Selasa (13/8) dini hari, makin pekat hingga mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.    

"Subuh ini, udara makin tebal. Ketika menuju ke masjid untuk salat Subuh dari rumah, sangat terasa bau asap yang dihirup," kata warga yang tinggal Parit Mayor, Pontianak, Tomi, Selasa (13/8).    

Ia menambahkan jarak pandang saat ini makin pendek akibat kabut asap atau sekitar 150 hingga 200 meter.    

"Tentu hal ini mengganggu aktivitas warga di luar rumah. Saya khawatir dampak kesehatan bagi saya dan keluarga. Saya dengar-dengar sudah ada beberapa teman yang radang tenggorokan dan lainnya akibat kabut asap," ujarnya.       

Baca juga: Kapolri Minta Bantuan Panglima TNI Tangkap Tangan Pelaku Karhutla

Menurut dia, sudah beberapa minggu, Kota Pontianak maupun daerah lain di Kalbar belum diguyur hujan. Hal itu menyebabkan lahan gambut yang banyak berada di Kalbar mudah terbakar oleh pembukaan lahan secara dibakar atau lainnya.    

Ia berharap secepatnya hujan turun agar kabut hilang. Dia juga mengharapkan tidak ada lagi pembakaran lahan dan hutan.   

"Saya setengah trauma dengan kabut asap seperti beberapa tahun lalu yang sangat pekat atau parah lagi dengan kondisi seperti ini. Saya tidak ingin hal itu terulang," katanya.    

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak meliburkan aktivitas belajar sekolah tingkat TK dan SD di kota itu pada 13 dan 14 Agustus 2019 karena makin tebalnya kabut asap akibat karhutla. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More