Senin 12 Agustus 2019, 11:00 WIB

Barantan Terus Upayakan Pendampingan untuk Ekspor

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Barantan Terus Upayakan Pendampingan untuk Ekspor

ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil

 

BADAN Karantina Pertanian (Barantan) terus mendorong kegiatan Agro Gemilang, program yang digagas untuk mendampingi para pelaku usaha agri dalam melaksanakan ekspor.

Melalui program tersebut, Barantan membantu pengembangan produk hilir. Dengan begitu, para pelaku usaha tidak mengekspor komoditas dalam bentuk mentah.

"Kami berikan masukan dan pendampingan sehingga mereka bisa mengekspor produk olahan, produk jadi yang memiliki nilai jual lebih tinggi," ujar Kepala Barantan Ali Jamil melalui keterangan resmi, Senin (12/8).

Pengembangan produk olahan merupakan sebuah upaya diversifikasi yang berpotensi mendongkrak kinerja ekspor.

"Dengan produk yang lebih beragam, yang menyesuaikan pasar global, peluang peningkatan ekspor bisa kita manfaatkan," tuturnya.

Baca juga: IPC Segera Luncurkan Aplikasi Logistik Daring

Tidak hanya memberikan pendampingan pada pengembangan produk, Barantan juga memberikan kemudahan dalam proses pemenuhan persyaratan ekspor.

"Kami memberikan bimbingan teknis terkait Sanitary Phyto Sanitary, persiapan di lapangan, dan bimbingan dalam good handling practices. Kami kerahkan para petugas di daerah untuk melaksanakan Good Agriculture Practices," ucap Ali.

Adapun, Direktur PT Cakrawala Skyline Indah Sofiati mengapresiasi upaya Barantan yang mempermudah perizinan dan pelayanan terbaik kepada eksportir.

Selaku eksportir produk jeruk purut ke Prancis, Indah mengaku pihaknya sangat terbantu pada masa awal pengembangan bisnis.

“Bagi kami, masalah perizinan dan karantina tidak ada masalah. Jajaran Badan Karantina sangat terbuka dan membantu kegiatan ekspor," ucapnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More