Minggu 11 Agustus 2019, 16:55 WIB

Diteror Geng Kriminal, Oezil dan Kolasinac Dikawal Ketat

Cahya Mulyana | Sepak Bola
Diteror Geng Kriminal, Oezil dan Kolasinac Dikawal Ketat

AFP/OZAN KOSE
Pemain Arsenal Mesut Ozil (kiri) dan Sead Kolasinac (kanan).

 

DUO pemain Arsenal Mesut Oezil dan Sead Kolasinac mendapatkan perlindungan keamanan selama 24 jam penuh dari kepolisian untuk mengantisipasi ancaman keamanan dari para pelaku kejahatan tersebut. Keduanya akan dikawal polisi hingga kasus pembegalan dan intimidasi yang terjadi baru-baru ini dari kelompok yang sama selesai diungkap.

Geng kriminal jalanan yang sempat menghentikan mobil Oezil dan mencoba merampas jam tangannya itu sekarang berusaha melanjutkan aksi mereka. Dua orang yang diduga berasal dari kelompok itu mendatangi rumah Oezil untuk melakukan perampokan dan intimidasi tetapi berhasil ditangkap.

Karena masih gagal, geng itu pun kembali menyatakan kepada Oezil dan Kolasinac. Mereka akan melakukan apa pun untuk merampas kedamaian hidup kedua pemain The Gunners itu.

"Kami akan merampas segalanya dari kalian," sebut surat kaleng yang ditujukan kepada kedua pemain Arsenal tersebut dilansir dari The Sun, Minggu (11/8).

Lawan geng kriminal yang tengah mengincar Oezil dan Kolasinac yang berasal dari Eropa Timur pun unjuk gigi. Mereka berjanji akan mengadang pihak yang telah lama menjadi lawan mereka dan saat ini menargetkan kejahatan kepada Oezil dan Kolasinac.

Seorang sumber mengatakan hal itu terjadi juga karena Kolasinac memiliki koneksi ke geng yang menjadi lawan kelompok kriminal yang saat ini mengintimidasinya bersama Oezil. Itu dalam rangka menghentikan aksi mereka yang tidak hanya berushaa membegal namun juga sudah berani menyatroni kediaman Oezil dan dirinya.


Baca juga: David Silva, Kapten Baru Manchester City


"Untuk menunjukkan bahwa mereka serius, para penjahat itu mengeluarkan lebih banyak ancaman kepada para pemain Arsenal dan menolak untuk takut. Diperkirakan bahwa awalnya para perampok menginginkan jam tangan mereka, tetapi sekarang mereka telah diberitahu bahwa mereka menginginkan semua yang dimiliki pasangan itu," ujar seorang sumber.

Karena tertekan atas aksi penjahat berkelompok itu, istri Kolasinac, Bella, melarikan diri dengan pulang ke kampung halamannya di Jerman. Sebab sudah dua kali pasangan itu mendapatkan ancaman kejahatan serius hanya waktu kurang satu bulan. Bahkan, Bella bersumpah tidak akan pernah kembali ke Inggris.

Tidak hanya itu, Arsenal pun membebaskan Oezil dan Kolasinac dari kewajiban sebagai pemain. Alasannya keamanan dan keselamatan lebih utama ketimbang bermain sepak bola dan Arsenal juga mendukung pihak kepolisian yang melakukan penjagaan penuh terhadap kedua punggawanya.

"Mesut Oezil dan Sead Kolasinac tidak akan menjadi bagian dari skuae untuk pertandingan pembuka kami melawan Newcastle United setelah insiden keamanan lebih lanjut, yang sedang diselidiki oleh polisi," terang pernyataan resmi Arsenal.

Dua pria berusia 27 tahun telah didakwa di bawah UU Ketertiban Umum karena mengganggu kediaman Oezil dan juga Kolasinac pekan lalu. Mereka adalah Ferhat Ercan dari Highgate dan Salaman Ekinci dari Tottenham dan kasusnya akan mulai disidangkan di pengadilan hakim Highbury Corner pada 6 September.

Namun, masih banyak pelaku lain yang belum ditangkap, khususnya otak atau ketua gengnya dan menjadi pekerjaan rumah bagi kepolisian London. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More