Minggu 11 Agustus 2019, 15:15 WIB

Festival Kerawitan Meriahkan Hari Jadi Kota Klaten

Djoko Sardjono | Nusantara
Festival Kerawitan Meriahkan Hari Jadi Kota Klaten

MI/Djoko Sardjono
Penampilan salah satu peserta festival kerawitan di pendopo Pemkab Klaten, Sabtu (9/8) malam.

 

SEBANYAK 19 grup kerawitan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, unjuk kebolehan dalam festival kerawitan dan sinden di pendopo Pemkab Klaten, Jumat (9/8) malam.

Festival kerawitan dan sinden digelar Dewan Kesenian Klaten guna memeriahkan Hari Jadi ke-215 Kota Klaten dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI.

Kegiatan festival tersebut dibuka Bupati Klaten yang diwakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klaten Wahyu Prasetyo.

Ketua Panitia Festival Suwito Radyo melaporkan Festival Kerawitan dan Sinden Kabupaten Klaten VII tahun ini diikuti 19 grup yang masing-masing mewakili kecamatan.

Selain untuk menyambut Hari Jadi Klaten dan HUT RI, kegiatan festival juga bertujuan pembinaan, pengembangan, dan pelestarian seni budaya lokal daerah tersebut.

Baca juga: Glenn Fredly dan Kehangatan Beach Jazz Festival Banyuwangi

"Kegiatan festival tahun ini, mengangkat tema kerawitan dan sinden sebagai pembentuk kepribadian yang halus dan harmonis," kata Suwito yang juga wakil ketua Dewan Kesenian Klaten.

Bupati Klaten dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wahyu menyambut positif pergelaran festival kerawitan dan sinden tingkat kabupaten tersebut.

"Kami mengapresiasi kegiatan festival yang merupakan wujud kepedulian Dewan Kesenian untuk pembinaan, pengembangan, dan pelestarian potensi seni tradisional di Klaten," katanya.

Seni kerawitan dan sinden adalah salah satu kesenian tradisional warisan leluhur yang menjadi kebanggaan warga Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten mengharapkan agar ke depan seni kerawitan dan sinden tetap lestari dan tidak terdesak budaya asing,  pelu ada regenerasi pelaku seni tradisional tersebut.

Festival Kerawitan dan Sinden Dewan Kesenian Klaten VII, yang mendapat perhatian besar masyarakat itu dinilai dewan juri dari ISI (Institut Seni Indonesia) Surakarta. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More