Sabtu 10 Agustus 2019, 16:10 WIB

Rektor IPB Jadi Khatib di Masjid Nursiah Daud Paloh

Ade Alawi | Humaniora
Rektor IPB Jadi Khatib di Masjid Nursiah Daud Paloh

Dok. Pribadi
Rektor IPB Arif Satria

 

REKTOR Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, akan menjadi Khatib salat Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Nursiah Daud Paloh, Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (11/08).

Ketua Panitia salat Idul Adha 1440 H Aryo Dewanto mengatakan Arif Satria sudah mengonfirmasi kehadirannya untuk menjadi Khatib salat Idul Adha.

“Insya Allah beliau akan hadir di Masjid Nursiah Daud Paloh,” kata Dewa, sapaan karib Aryo Dewanto, Sabtu (10/8).

Adapun tema khutbah yang akan disampaikan Rektor IPB, lanjut dia, adalah Idul Adha, Modal Spiritual, dan Modal Sosial: Landasan Transformasi Bangsa yang Berkeadilan.

“Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Spiritualitas yang menyala pada Idul Adha di kalangan umat hendaknya menjadi momentum perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik, khususnya meningkatnya kepedulian kepada sesama dengan dilandasi keikhlasan dan ketakwaan,” jelas karyawan Metro TV ini.

Baca juga: Surya Paloh Salat Id di Masjid Nursiah Daud Paloh

Salat Idul Adha di Masjid Nursiah Daud Paloh akan dihadiri Chairman Media Group Surya Paloh, Board of Director Media Group, anggota DPR RI Prananda Surya Paloh, karyawan Media Group, dan masyarakat di sekitar komplek Media Group.

Setelah salat Idul Adha, ucap Dewa, akan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban. Hingga siang ini, tercatat jumlah hewan kurban yang akan dipotong sebanyak 13 ekor sapi dan 17 kambing.

“Kami sudah mengedarkan kupon sebanyak 4.000 kepada warga sekitar dan sejumlah yayasan Yatim Piatu dan Duafa,” tuturnya.

Pihaknya pun tidak akan menggunakan kantong plastik untuk membagikan daging kurban.

"Kami gunakan bongsang yang biasa digunakan untuk tahu sumedang, sebagai wadah pembagian daging kurban," pungkasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More