Jumat 09 Agustus 2019, 23:02 WIB

NasDem Tolak Gerindra Masuk Koalisi

Putra Ananda | Politik dan Hukum
NasDem Tolak Gerindra Masuk Koalisi

Antara/Reno
Sekjen NasDem Johnny G Plate

 

SEKJEN Partai NasDem Johnny G Plate berpendapat bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah mengajak Partai Gerindra bergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dan kabinet periode 2019-2024. Ajakan Jokowi kepada Gerindra, menurut Plate sebatas bersama-sama membangun negara seusai Pilpres 2019.

"Jokowi tidak pernah itu mengajak secara langsung mereka (oposisi) ke dalam kabinet. Maksud Jokowi ialah mari bersatu untuk membangun negara. Jangan dianggap bag-bagi kursi di kabinet," tutur Johnny saat dihubungi di Jakarta, Jumat (9/8).

Menurut Johnny, sistem demokrasi Indonesia tetap membutuhkan sosok oposisi sebagai penyeimbang pemerintahan. Tanpa oposisi, pemerintahan Jokowi ke depan tidak akan berjalan seimbang. Partai-partai di luar KIK tetap bisa bersama-sama membangun negara dengan mengambil bagian menjadi oposisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Baca juga: Gerindra Bantah Ada 'Deal' dengan PDIP untuk Pilpres 2024

"Gerindra bersama koalisinya bisa mengambil posisi sebagai oposisi di parlemen maupun di pemerintahan. Kita perlu check and balancing yang baik dan memadai," ungkap Johnny.

Johnny menegaskan, membangun negara tidak serta merta harus dilakukan di dalam kabinet. Upaya pembangunan negara melalui sistem ketatanegaran di banyak negara di luar kabinet. Misalnya melalui DPR dengan mengambil kebijakan-kebijakan yang konstruktif.

"Jadi beri kesempatan kepada koalisi pemenang ini untuk mengawal pemerintahan Jokowi. Membangun negara itu kan tidak harus selalu melalui peran pemerintah. Pemilu sudah selesai. Berbeda dengan sikap politik tapi bisa membangun negara di irisan-irisan kebijakan yang sama," pungkasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More