Jumat 09 Agustus 2019, 16:07 WIB

MK Tolak Gugatan Foto Editan Kelewat Batas Calon DPD

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
MK Tolak Gugatan Foto Editan Kelewat Batas Calon DPD

MI/M Irfan
Calon DPD Evi Apita Maya

 

MAHKAMAH Konstitusi menolak permohonan yang diajukan caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Nusa Tenggara Barat, Farouk Muhammad. Dalam putusannya, majelis hakim MK menilai dalil permohonan soal edit foto pesaing calon DPD Evi Apita Maya tidak jelas dan kabur.

"Menolak permohon pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua MK Anwar Usman di Gedung MK, Jakarta, Jumat (9/8).

Farouk sebelumnya mempermasalahkan foto pencalonan Evi di surat suara telah diedit melewati batas wajar dan telah memanipulasi masyarakat. Dalam pertimbangan MK, dalil tersebut seharusnya diajukan ke Bawaslu karena masuk dalam dugaan pelanggaran administrasi pemilu.

Hakim Suhartoyo menuturkan, berdasarkan keterangan Bawaslu NTB, keberatan yang diajukan pemohon ialah saat pemungutan suara sudah selesai. Kemudian, diketahui tidak ada keberatan soal spesimen foto surat suara calon DPD NTB saat tahapan Daftar Calon Sementara (DCS).

"Sehingga MK berpendapat dalil pemohon dikesampingkan dan tidak beralasan secara hukum," jelas hakim Suhartoyo.

Baca juga: Respons Caleg Evi soal Perkara Foto Editan Cantiknya

Kemudian, dalil pemohon lainnya soal adanya money politic yang dilakukan Evi juga tidak bisa dibuktikan oleh Farouk. Pun juga soal dalil penggelembungan suara sebanyak 738 suara dianggap tidak signifikan. Pasalnya selisih suara antara Farouk dan Evi sangat jauh. Evi yang berada pertama memperoleh 283.932, sedangkan Farouk hanya mendapatkan 188.687.

"Jika penggelembungan suara itu benar adanya, hasilnya tidak memengaruhi peringkat suara DPD," ucap Suhartoyo.

Dengan demikian, caleg Evi Apita Maya tidak terbukti melanggar aturan pemilu dan nantinya KPU akan menetapkan caleg DPD terpilih pascaputusan MK. (X-15)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Kepmendagri tidak Larang Ojek Beroperasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 31 Mei 2020, 20:35 WIB
Plt Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori menjelaskan, dalam Kepmendagri, sama sekali Mendagri Tito Karnavian tidak melarang ojek...
MI/ARYA MANGGALA

NasDem : Penggantian PSN Perlu Pertimbangan Sistem Pertahanan

👤Teguh Nirwahyudi 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:54 WIB
KEMENTERIAN Koordinator Perekonomian mengusulkan penggantian Proyek pesawat R80 dan N245 menjadi proyek drone dalam usulan Proyek Strategis...
MI/Susanto

Ketua Komisi I Desak Pemerintah Lindungi WNI di AS

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:33 WIB
Dia meminta perwakilan pemerintah RI di AS untuk menghubungi WNI yang ada di sana secara acak untuk memastikan kondisi keamanan mereka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya