Kamis 08 Agustus 2019, 15:35 WIB

Kaltim Siap Jadi Ibu Kota Baru

Mediaindonesia.com | Nusantara
Kaltim Siap Jadi Ibu Kota Baru

Ist
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Ihwan Datu Adam

 

ANGGOTA DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Ihwan Datu Adam, merasa terpanggil agar Benua Etam terpilih menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia mengganti Jakarta. Untuk itu, dia menyatakan siap menjadi ujung tombak 'tenaga pemasaran (marketing)' di tingkat pusat.

“Saya berinisiatif sendiri untuk menjadi bagian strategi marketing Kalimantan Timur. Karena saya terpanggil agar pemindahan Ibu Kota Negara sukses dan Presiden Jokowi (Joko Widodo) memilih daerah kita,” kata Ihwan menjawab wartawan, Kamis (8/8) seputar peran para anggota DPR RI dalam menyambut rencana pemindahan ibu kota.

Mantan Bupati Penajam Paser Utara itu kemudian mengirimkan file naskah presentase untuk sebuah acara diskusi kelompok terarah (FGD) BPH Migas yang digelar di Palangkaraya 31Juli -1 Agustus 2019. Anggota Komisi VII DPR itu memberikan materi bertema 'Pemenuhan Kebutuhan Energi di Kalimantan dalam Rangka Pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia'.

Dalam materi itu, Ihwan lebih banyak menguraikan bagaimana Kaltim menjadi provinsi yang paling siap menjadi Ibu Kota Negara yang baru jika dibandingkan dengan Kalimantan Tengah.

”Jika ditanya kepada seluruh provinsi yang ada di Indonesia, apakah mereka siap untuk menjadi Ibu Kota Negara yang baru, sebagai pengganti Provinsi DKI Jakarta, maka secara serentak mereka pasti mengatakan, siap,” ujarnya dalam makalah itu.

“Hampir tidak ada satu pun provinsi di Indonesia yang akan menolak untuk menjadi pusat pemerintahan negara ini, mengingat multiflier efeknya yang sangat luar biasa, baik secara efek peningkatan ekonomi, peradaban sosial dan budaya, kondisi politik, bahkan aspek pertahanan dan keamanan”.

Menurut politikus kelahiran Makassar 10 Oktober 1964 itu, masyarakat Kaltim sangat bersyukur karena termasuk diunggulkan bersama-sama dengan Kalteng oleh pemerintah pusat. Saat ini, Presiden Jokowi telah memerintahkan Menteri Keuangan mencari Skema Pembiayaan Pemindahan Ibu Kota Negara dan Bappenas serta Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sedang melakukan pengkajian lebih detail mengenai seluruh aspek di kedua provinsi ini.

 

Baca juga:  Puluhan Hewan Kurban di Cianjur Tidak Layak

 

“Jadi, ini kesempatan Kaltim untuk menampilkan seluruh yang terbaik. Agar tumbuh chemistry. Dalam konteks itu, sebagai anggota DPR-RI Dapil Kaltim saya berpendapat bahwa pertarungan perebutan kedua provinsi tersebut menjadi semakin penting dan strategis, untuk mempromosikan daerahnya masing-masing yang dalam bahasa manajemen disebut dengan strategi marketing,” ujarnya.

Keunggulan Kaltim yang perlu ditonjolkan di antaranya adalah soal kebutuhan energi untuk memasok Ibu Kota Negara. Menurut Ihwan, karena Kaltim adalah lumbung energi, maka hal itu menjadi keunggulan yang tidak dimiliki provinsi lain.

Presiden sudah memastikan bahwa lokasi terpilih sebagai Ibu Kota Negara nanti berada di Pulau Kalimantan. Namun mengenai provinsinya, Jokowi masih merahasiakannya dan Presiden telah memerintahkan untuk mulai disiapkan skema pembiayaan baik yang bersumber dari APBN atau non APBN dan desain kelembagaan yang diberikan otoritas dan yang terpenting payung hukum mengenai pemindahan Ibu Kota, seperti dikatakan Presiden dalam rapat terbatas, Selasa (6/8). (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More