Senin 05 Agustus 2019, 10:10 WIB

BlackBerry Majukan Teknologi Realtime Lewat Intelligent Security

Mediaindonesia.com | Teknologi
BlackBerry Majukan Teknologi Realtime Lewat Intelligent Security

Ilustrasi
BlackBerry Intelligent Security

BLACKBERRY Limited (NYSE: BB; TSX: BB) hari ini mengumumkan peluncuran BlackBerry® Intelligent Security, sebuah solusi berbasis cloud pertama yang memanfaatkan teknologi adaptive security (keamanan adaptif), continuous authentication (otentikasi kontinu), dan artificial intelligence (kecerdasan buatan) untuk meningkatkan keamanan mobile endpoint di dalam lingkungan zero trust (yang tidak bisa dipercaya).

Bryan Palma, President and COO BlackBerry  mengatakan, BlackBerry® Intelligent Security menggunakan penggabungan faktor kontekstual dan perilaku untuk menyesuaikan persyaratan keamanan secara dinamis dan menghitung penilaian risiko yang unik untuk setiap interaksi. 

Dengan menggunakan penilaian risiko yang unik ini, pengguna perangkat mobile dapat diberikan akses untuk menggunakan aplikasi dan layanan tertentu yang sebelumnya sudah ditentukan oleh administrator TI. Teknologi ini menyediakan kendali yang lebih spesifik dan mampu meningkatkan pengalaman end user sehingga lebih baik dan produktif tanpa perlu mengorbankan kebijakan peraturan dan keamanan perusahaan.

BlackBerry® Intelligent Security memanfaatkan serangkaian perilaku, perangkat, dan karakteristik lainnya untuk mengamankan endpoint. Beberapa faktor kontekstual utama meliputi Behavioral Location: BlackBerry® Intelligent Security yang mempelajari lokasi tepercaya, frekuensi, dan pola pengguna, berdasarkan analisis terhadap lokasi anonim dan input perilaku lainnya untuk menentukan perilaku dan menyediakan penilaian risiko berbasis lokasi. 

Lokasi dapat ditentukan sebelumnya dengan serangkaian tindakan kebijakan yang akan dijalankan ketika pengguna berada dalam batas lokasi.

Selanjutnya, Network Trust: BlackBerry® Intelligent Security mempelajari frekuensi penggunaan jaringan dan menyesuaikan keamanan secara dinamis berdasarkan profil yang digunakan. Misalnya, solusi akan disesuaikan dengan penilaian risiko bagi pengguna baru yang mengakses Wi-Fi untuk pertama kalinya.

Kemudian, Time and Usage Anomalies*: BlackBerry® Intelligent Security mempelajari bagaimana dan kapan karyawan mengakses data untuk melindungi data dari perilaku akses yang tidak normal.

Selain itu, Device and App DNA*: BlackBerry® Intelligent Security yang membuat identifying signature (tanda pengenal) unik untuk perangkat dan aplikasi tepercaya dan patuh serta menggunakan tanda pengenal tersebut untuk mendeteksi dan memblokir akses oleh perangkat jahat dan tidak patuh.

"Ancaman endpoint yang terus berkembang semakin cepat dan kompleks menjadikan model keamanan tradisional tak lagi mampu memenuhi persyaratan pertahanan utama," ujar Bryan Palma, dalam rilisnya, Senin (5/8).

 

Baca juga:  Teknologi Terbaru Mesin Cuci LG Tawarkan Cuci Cepat dan Hemat

 

Real-world context (konteks dunia nyata) dari BlackBerry® Intelligent Security,  pembelajaran mesin, dan analitik prediktif merupakan standar baru untuk menghadapi lingkungan zero trust dan mampu menghadirkan tingkat kecanggihan baru di seluruh sektor industri yang memprioritaskan keamanan.

“Perusahaan tentunya ingin beralih dari solusi keamanan adaptif yang bersifat pasif ke real-time. Dengan BlackBerry® Intelligent Security, perusahaan dapat menyesuaikan kebijakan keamanan secara dinamis berdasarkan risiko situasional untuk semua karyawan yang menggunakan perangkat pribadi mereka,” kata Phil Hochmuth, Program Vice President, Enterprise Mobility and Client Endpoint Management, IDC.

BlackBerry® Intelligent Security merupakan solusi pertama yang dikembangkan pada platform komunikasi BlackBerry® Spark™. Digabungkan dengan CylancePERSONA, BlackBerry menyediakan teknologi adaptive security secara real time yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan untuk seluruh endpoints – dari yang mobile (bergerak) hingga desktop (komputer/di atas meja).

"Informasi lebih lanjut mengenai BlackBerry® Intelligent Security, bisa kunjungi Black Hat USA 2019 di booth BlackBerry Cylance #514," pungkas Phil. 

BlackBerry (NYSE: BB; TSX: BB) merupakan perusahaan perangkat lunak dan layanan keamanan tepercaya yang berkantor pusat di Waterloo, Ontario, dan menyediakan teknologi yang dibutuhkan perusahaan dan pemerintah untuk mengamankan Internet of Things (IoT). (RO/OL-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More