Selasa 06 Agustus 2019, 18:50 WIB

Panglima TNI Pastikan Enzo Allie Penuhi Syarat Jadi Prajurit

Panglima TNI Pastikan Enzo Allie Penuhi Syarat Jadi Prajurit

Antara
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat berbincang dengan Enzo Zenz Allie.

 

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menilai sosok Enzo Zenz Allie memenuhi syarat untuk menjadi prajurit TNI.    

"Yah dilihat dari seleksinya memenuhi syarat, yang viral itu pull up-nya, larinya, ya itu dihitung semua secara fisik kemudian psikologinya semuanya memenuhi syarat," kata Hadi Tjahjanto di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Selasa (6/8).    

Sebelumnya, taruna Akmil keturunan Prancis bernama Enzo Zenz Allie sempat menarik perhatian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan videonya viral di media sosial.    

Hadi dalam video tersebut mengajak Enzo berbicara dalam bahasa Prancis. Enzo diketahui memang fasih berbicara empat bahasa yaitu bahasa Prancis, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Indonesia.    

"Ya dia kan sekolah ikut bapaknya sampai SD, setelah itu bapaknya meninggal di Kaledonia dan kemudian diambil ibunya. Ibunya di Jakarta dan oleh ibunya dimasukkan ke pondok pesantren untuk bersekolah SMP hingga SMA," tambah Panglima.    

Baca juga: Upaya Metro TV Pertemukan Karim dengan Panglima TNI

Enzo sendiri lahir di Prancis, tapi pindah ke Indonesia pada usia 13 tahun setelah ayahnya meninggal dunia.    

Wajah Prancis Enzo rupanya berasal dari sang ayah. Ayah Enzo bernama Jean Paul Francois Allie asal Paris. Ibunya bernama Siti Hajah Tilaria asal Sumatra Utara.    

"Statusnya WNI karena mulai dari pendaftaran persyaratannya (berstatus WNI) itu jadi diterima. Dari persyaratan saja masuk ke militer harus WNI, kita berbicara masalah persyaratan," ungkap Hadi.    

Hasil tes fisik atau kesamaptaan Enzo juga cukup baik. Dia bisa lari 3.000 meter selama 12 menit. Lalu pull up 19 kali, sit up 50 kali, push up 50 kali dalam waktu 60 detik. Dan, renang 50 meter dalam waktu 1 menit. (X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More