Selasa 06 Agustus 2019, 21:14 WIB

Menag Minta umat Islam Indonesia Teladani Mbah Moen

Sitria Hamid | Politik dan Hukum
Menag Minta umat Islam Indonesia Teladani Mbah Moen

Antara/Yusuf Nugroho
Sejumlah warga dan santri melakukan salat ghaib untuk KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen di rumah duka Ponpes Al-Anwar Sarang, Rembang, Jateng

 

SEKITAR seribu pelayat mengiringi pemakaman KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen di Pemakaman Ma'la, Mekah, Selasa (6/8) siang pukul 13.20 waktu Arab Saudi.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Dubes Ri untuk Arab Saudi Agus Maftuh dan KH Syarif Rahmat turut hadir pemakaman bersama ribuan pelayat lainnya. Tampak pula Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq hadir dalam upacara pemakaman Pemimpin Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang itu.

Dalam sambutannya, Lukman meminta seluruh umat Islam Indonesia meneladani kebaikan-kebaikan Mbah Moen selama hidupnya.

"Marilah kita meneladani kebaijan-kebaikan beliau,"kata Lukman sesaat setelah Mbah Moen dimasukkan dalam liang lahat dengan diiringi kalimat talkin lailahaillalah.

Baca juga: Jokowi Unggah Foto Kenangan Diberi Serban Hijau oleh Mbah Moen

Prosesi pemakaman berlangsung selama sekitar 40 menit. Pemakaman Ma'la dilarang bagi perempuan. Puluhan perempuan berdiri di depan pagar menyaksikan pemakaman.

Agustipah,37, rombongan haji khusus turut berdiri naik pagar pemakaman untuk melihat langsung makam Mbah Moen.

Jemaah haji khusus lainnya dari Magelang, Ami Mahmudah, 56, yang juga berdiri naik ke pagar mengaku sempat sowan ke Mbah Moen sebelum pergi ke Tanah Suci.

"Mbah Moen ulama besar, Indonesia sangat kehilangan. Saya menangis mendengar Mbah Moen wafat subuh tadi. Karena sebelum berangkat haji saya sowan ke Mbah Moen," kata Ami Mahmudah dengan suara serak menahan tangis.

Jemaah haji asal Nganjuk subhan 50 tahun yang merupakan kloter 41 Surabaya, dan mengikuti seluruh prosesi pemakaman mengatakan dirinya sangat kehilangan dengan kepergian pendiri Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

"Beliau merupakah tokoh tertua di NU, kiai sepuh, saya sangat kehilangan. Kalau ulama hilang, ilmu juga hilang, kalau tokoh ulama wafat, ilmu tokohnya juga hilang," kata Subhan.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan juga pendiri PPP, meninggal pada Selasa (6/8) pukul 04.17 waktu Mekkah, Arab Saudi. (OL-8)

Catatan: Judul berita ini telah diganti dari judul sebelumnya yang berbunyi "Rizieq Shihab Pimpin Doa di Pemakaman Mbah Moen." Berdasarkan informasi terbaru dari Daker Kemenag , Rizieq memang datang di pemakaman Mbah Moen namun tidak memimpin doa.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More