Selasa 06 Agustus 2019, 19:40 WIB

Pembangunan Infrastruktur Ciptakan Kelas Menengah Baru di Desa

Atikah Ishmah Winahyu | Ekonomi
Pembangunan Infrastruktur Ciptakan Kelas Menengah Baru di Desa

ANTARA
Proyek Infrastruktur

 

PEMBANGUNAN infrastruktur banyak memberikan dampak ekonomi ke masyarakat. Salah satunya adalah menciptakan kelas menengah baru di pedesaan. Hal itu dikatakan ekonom Universitas Indonesia Ari Kuncoro dalam forum diskusi bersama IndoSterling Group dan MetroTV di Jakarta, Selasa (6/8).

Ari mengungkapkan saat ini banyak pembantu rumah tangga yang berhenti karena ingin bekerja di daerah Boyolali dan Ungaran. Karena kesempatan itu terbuka berkat adanya infrastruktur. "Jadi sangat mungkin suami dan istri bekerja di pabrik dan itu cukup layak di Boyolali, mereka bisa menghidupi keluarganya. Jadi kita lihat bahwa infrastruktur ini menciptakan kelas menengah baru di pedesaan," jelasnya.

Selain itu, menurut dia, pembangunan infrastruktur juga meningkatkan pertumbuhan pada kawasan yang terhubung, akses kesehatan dan pendidikan, meningkatkan sektor pariwisata, serta menurunkan ketimpangan.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia ini mengatakan memang butuh waktu sekitar lima hingga 10 tahun ke depan agar pembangunan prasarana ini bisa benar-benar terasa manfaatnya.

"Kita lihat seperti Singapura butuh kurang lebih 20 tahun untuk menilai bahwa pembangunan MRT memang tepat. Mungkin kita dalam lima sampai 10 tahun baru bisa melihat dengan jelas mengapa transportasi itu dibutuhkan," terangnya. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More