Selasa 06 Agustus 2019, 11:35 WIB

Lewat JILF 2019, Anies Berharap Lahir Sastrawan Berkelas Dunia

Rifaldi Putra Irianto | Megapolitan
Lewat JILF 2019, Anies Berharap Lahir Sastrawan Berkelas Dunia

Antara/Akbar Nugroho Gumay
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

 

Guna mendukung agar Jakarta dapat menjadi sebuah ekosistem yang sehat bagi pertumbuhan kegiatan kebudayaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mendukung pagelaran Jakarta International Literary Festival (JILF) 2019.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dengan adanya kegiatan JILF 2019 tersebut diharapkan lahir budayawan dan sastrawan kelas dunia di Jakarta.

"Kami mendukung sekali kegiatan ini. Dan yang tidak kalah penting, ekosistem yang sehat bisa memfasilitasi hadirnya pelaku-pelaku berkaliber dunia untuk hadir, untuk bisa berkembang, bersama-sama, ” kata Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, (5/8).

Ia menyebutkan kegiatan ini, merupakan ajang bagi Jakarta untuk dapat naik kelas dalam mewarnai percakapan kebudayaan dunia.

“Sudah saatnya Jakarta naik kelas untuk ikut mewarnai percakapan kebudayaan dunia. Festival ini bukan sekadar namanya saja yang internasional, tetapi kenyataannya memang dihadiri oleh para sastrawan dari berbagai negara," ujar Anies.

"Kalau tidak salah, ada dari 24 negara akan hadir. Alhamdulillah, kita bersyukur bahwa salah satu peran penting dari sebuah kota sebagai pusat kegiatan kebudayaan bisa kita fasilitasi bersama,” jelasnya.

Anies menambahkan, perlu jadi kesadaran bersama bahwa Jakarta telah menjadi simpul atau titik dari percakapan penumbuhan budaya Indonesia. Jakarta telah menjadi tempat di mana sastrawan lintas suku bangsa berkarya dan bersama-sama membangun Indonesia.

Gubernur DKI Jakrta itu juga berharap JILF akan dapat menjadi agenda kebudayaan rutin di Jakarta.

"Ini adalah sebuah festival yang sangat penting. Jadi, harapannya nanti tahun-tahun ke depan kita bisa tingkatkan lebih besar lagi, " imbuhnya.

Dapat diketahui, Jakarta International Literary Festival 2019 (JILF) akan digelar selama empat hari pada 20-24 Agustus 2019 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Festival yang digagas oleh Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) ini rencananya akan digelar setiap tahun. JILF adalah festival sastra yang pertama kali didukung langsung oleh Pemprov DKI Jakarta.

Dengan identitas yang menitikberatkan pada pembacaan antarnegara, JILF memberi kesempatan untuk lebih saling mengenal karya dan penulis di wilayah ini. Lebih dari 60 penulis dan pelaku sastra dari dalam dan luar negeri akan terlibat dalam kegiatan tersebut. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More