Senin 05 Agustus 2019, 23:44 WIB

KPK Irak Tangkap Ratusan Pengusaha dan Politisi Korup

Tesa Oktiana Surbakti | Internasional
KPK Irak Tangkap Ratusan Pengusaha dan Politisi Korup

AFP/Hissein Faleh
Rakyat Irak menggelar demonstrasi terhadap maraknya korupsi di negara tersebut

 

KOMISI Anti-korupsi Irak menyatakan telah memulihkan dana sebesar US$ 1 miliar yang dicuri dari kas negara, sepanjang paruh pertama tahun ini. Langkah itu menjadi upaya terbaru untuk membendung praktik korupsi.

Komisi Integritas mengungkapkan sebanyak 857 surat perintah penangkapan terhadap pejabat pemerintah, telah dikeluarkan. Sekitar 407 orang di antaranya sudah ditahan.

Korupsi bersifat endemik di penjuru Irak, yang menempati peringkat ke-12 negara paling korup di dunia, berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi. Sejak 2004, setahun pascainvasi pimpinan Amerika Serikat (AS) yang menggulingkan pemimpin diktator Saddam Hussein, uang negara sekitar US$250 miliar dinyatakan lenyap. Dana fantastis masuk ke dalam kantong para politisi dan sejumlah pengusaha.

Baca juga: Trump: Kebencian tidak Mendapat Tempat di AS

Besar uang negara yang hilang, dua kali lipat dari anggaran belanja pemerintah, maupun nilai produk domestik bruto (PDB) Irak. Komisi anti-korupsi berjuang untuk melacak aliran dana yang bersumber dari kas negara. Termasuk, dana yang dialokasikan untuk pembangunan negara, setelah konflik selama puluhan tahun.

Pekan lalu, pihak komisi mengungkapkan dana sebesar US$ 10 juta, yang semula ditujukan kepada para pengungsi di Provinsi Nineveh, digelapkan mantan gubernurnya yang buron, Nawfel Akoub. Sekitar April, dilaporkan lebih dari US$ 60 juta uang negara digelapkan sejumlah pejabat pemerintah Ninevah, yang memiliki hubungan dekat dengan mantan gubernur.(AFP/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More