Senin 05 Agustus 2019, 13:31 WIB

Terkait Wagub DKI, PKS Pertanyakan Pimpinan DPRD DKI

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Terkait Wagub DKI, PKS Pertanyakan Pimpinan DPRD DKI

MI/Putri Anisa Yuliani
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdurrahman Suhaimi

 

KETUA Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdurrahman Suhaimi mempertanyakan niat politik para pimpinan DPRD DKI Jakarta khususnya Ketua DPRD DKI.

Sebab, hingga saat ini, langkah terakhir untuk penentuan pengisi posisi wakil gubernur DKI Jakarta yakni pelaksanaan rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) tersandera diamnya ketua DPRD.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, hingga hari ini, tidak kunjung membuat instruksi pelaksanaan rapimgab.

Padahal Rapimgab saat ini merupakan kunci untuk pemilihan wagub DKI karena mengagendakan pengesahan tata tertib pemilihan.

Suhaimi yang juga anggota Panitia Khusus (Pansus) Pilgub DKI di DPRD DKI mengungkapkan proses pembuatan rancangan tatib sudah selesai dan begitu pula tugas pansus.

"Dari sisi tugas Pansus sudah selesai. Tinggal rancangan tatib dibawa ke rapimgab untuk disahkan lalu diparipurnakan dan bubarlah pansus digantikan panitia pemilihan. Tapi sampai sekarang Ketua DPRD tidak ada instruksi. Saya juga mempertanyakan kemauan politik ketua," kata Suhaimi saat dihubungi Media Indonesia, Senin (5/8).

Baca juga: Anggota DPRD Sibuk, Rapimgab Pilwagub DKI Terus Tertunda

Padahal diskusi dan lobi politik telah ia lakukan agar para pimpinan dapat segera melaksanakan Rapimgab dan hadir dalam rapimgab tersebut.

"Diskusi dan lobi itu sudah ada ya. Kalau memang masing-masing anggota ada yang tidak mau memilih ya itu terserah mereka. Tetapi yang penting rapimgab dan paripurnanya terlaksana dulu," kata Suhaimi yang juga Ketua Komisi B DPRD DKI bidang Perkonomian dan Transportasi itu.

Ia menegaskan dari sisi waktu pun sebetulnya DPRD DKI periode 2014-2019 masih memiliki waktu tiga pekan lagi untuk memilih wagub sebelum DPRD periode 2019-2024 dilantik pada 26 Agustus mendatang.

Sehingga saat ini, segala prosesnya bergantung pada pimpinan untuk dapat menyelenggarakan rapimgab.

Sudah satu tahun kursi wagub DKI kosong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno yang mencalonkan diri dalam Pilpres 2019.

Menurut Undang-undang No 10/2016 tentang Pilkada, pemilihan wakil kepala daerah dilakukan oleh DPRD.

Hingga kini, terdapat dua cawagub DKI yakni Achmad Syaikhu dan Agung Yulianto yang menunggu untuk dipilih. (OL-2)

Baca Juga

 MI/Bary Fathahilah

Pasien Covid-19 yang Sembuh di Depok Jadi 11

👤Kisar Rajaguguk 🕔Jumat 10 April 2020, 17:36 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas untuk Penanganan Virus korona Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, hingga Jumat (10/4) pagi ini pasien sembuh...
Antara

DKI Putihkan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Selama Covid-19

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 10 April 2020, 17:33 WIB
Penghapusan denda pajak daerah berdasarkan SK Kepala BNPB No13 A Tahun 2020 Tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana...
Antara

Anies: Penerapan PSBB, Jakarta Harus Jadi Rujukan

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 10 April 2020, 17:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta masyarakat Jakarta agar disiplin dalam melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya