Jumat 02 Agustus 2019, 14:37 WIB

Menhan RI dan Kongres AS Bahas Peningkatan Kerja Sama Pertahanan

mediaindonesia.com | Kemhan
Menhan RI dan Kongres AS Bahas Peningkatan Kerja Sama Pertahanan

DOK KEMHAN
Menhan RI Ryamizard Ryacudu (tengah) membahas peningkatan kerja sama pertahanan dengan Delegasi Kongres AS.

MENTERI Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan Delegasi Kongres Amerika Serikat House Democracy Partnership (HDP), Rabu (31/7) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Delegasi HDP dipimpin oleh Anggota Kongres Senior Amerika Serikat David Price.

Dalam pertemuan itu, beberapa hal yang dibicarakan kedua belah pihak. Di antaranya terkait upaya peningkatan kerja sama pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat dan kerja sama antara Angkatan Bersenjata kedua negara yang telah terjalin erat selama ini.

''Kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat telah berada pada level yang strategis. Hal ini  mengingat semakin tingginya kesamaan dan cara pandang di dalam upaya untuk mewujudkan kepentingan nasional kedua negara di tengah kompleksitas dinamika lingkungan strategis di kawasan yang semakin berkembang,'' kata Menhan Ryamizard.

Beberapa kesamaan cara pandang tersebut di antaranya adalah kesamaan dalam menilai dan mengantisipasi beberapa isu strategis yang berpotensi menjadi ancaman pertahanan dan keamanan bersama di kawasan.

Lebih lanjut Menhan Ryamizard menyampaikan, bahwa Indonesia mengapresiasi dukungan Amerika Serikat dan AS membantu sepenuhnya inisiatif Indonesia di dalam mengatasi potensi ancaman terorisme dan radikalisme. Inisiatif ini melalui pendekatan kerja sama trilateral Indonesia, Malaysia dan Filipina, serta kerja sama intelijen dan pertukaran informasi negara–negara ASEAN melalui kerja sama Our Eyes Initiative dan upaya–upaya lainnya untuk menciptakan stabilitas keamanan di kawasan.

Beberapa kerangka kesepakatan kerja sama berhasil dicapai Indonesia dan Amerika Serikat di bidang pertahanan. Di antaranya mengenai peningkatan saling kunjung pejabat tinggi Angkatan Bersenjata, penambahan Siswa TNI untuk mengikuti pendidikan di Amerika Serikat, kerja sama pertukaran informasi strategis, pendidikan intelijen, penyelenggaraan pendidikan, dan latihan bagi pasukan Ranger dan Pasukan Khusus Indonesia.

Selain itu, adanya kemajuan kerja sama dalam bidang industri pertahanan dengan telah ditandatanganinya MoU kerja sama antara Boeing Amerika Serikat dengan PT Dirgantara Indonesia. MoU itu berisi kerja sama pengembangan teknologi, manufaktur, perawatan, dukungan pelatihan dan sertifikasi serta peningkatan kemampuan industri penerbangan untuk memenuhi kebutuhan TNI AU.

Sementara itu, Ketua Delegasi Kongres Amerika Serikat David Price menyampaikan bahwa kunjungan Delegasi Parlemen Amerika Serikat ke Indonesia ini juga sebagai bagian dari perayaan 70 tahun hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Terkait kerja sama pertahanan, Kongres Amerika Serikat mengapresiasi atas terus meningkatnya kerja sama yang telah dilakukan kedua negara. “Kami bangga sekali dengan kerja sama yang sudah kita lakukan, saya catat di sini sudah ada 230 kerja sama tahunan yang sudah dilakukan kedua negara,” tuturnya.

Kongres Amerika Serikat juga akan terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan Kemhan RI dan Dephan AS serta Angkatan Bersenjata kedua negara seperti dalam hal peningkatan kerja sama latihan bersama dan peningkatan profesionalisme Angkatan Bersenjata kedua negara, pelatihan pasukan pemelihara perdamaian dan juga kerja sama penanggulangan bencana alam.

Turut mendampingi Menhan dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemhan Laksdya TNI Agus Setiadji SIP, MA, dan beberapa pejabat Eselon I dan II Kemhan. Sementara itu, delegasi dari Kongres AS yang turut dalam kunjungan antara lain Congressman Vern Buchanan, Congressman Susan Davis, Congressman Gerry Connolly, Congressman Neal Dunn, Congressman John Rutherford, dan Congressman David Cicilline. Turut pula mendampingi Dubes AS untuk Indonesia, Josep R Donovan. (RO/OL-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More