Kamis 01 Agustus 2019, 21:48 WIB

Kesejahteraan dan Harmoni Kunci Keberhasilan Transmigrasi

Dero Iqbal Mahendra | Politik dan Hukum
Kesejahteraan dan Harmoni Kunci Keberhasilan Transmigrasi

MI/Ramdani
Wapres Jusuf Kalla

 

TOLAK ukur kesuksesan program transmigrasi ialah terciptanya keseimbangan kesejahteraan bagi masyarakat pendatang dan daerah tujuan.

Demikian disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transmigrasi 2019 yang mengangkat tema “Revitalisasi Pembangunan Ekonomi Kawasan Transmigrasi 4.0” di Golden Ballroom, The Sultan Hotel and Residence, Jakarta, Kamis (01/8).

"Kalau yang datang tidak sejahtera, kemudian yang didatangi tidak sejahtera, maka transmigrasi tentu tidak maksimal. Zaman dulu terjadi bakar-bakaran akibat ketimpangan yang terjadi seperti itu. Semua harus jadi pelajaran. Negeri ini akan maju apabila tingkat keadilan, kebersamaan kita baik,” ungkap Kalla.

Oleh karena itu, ia berpesan agar kemampuan daerah tempat tujuan transmigrasi dapat ditingkatkan sehingga aktivitas ekonomi di daerah tersebut dapat tumbuh. Salah satu caranya adalah dengan transfer keterampilan antar penduduk.

“Orang dari Jawa dan Bali biasanya lebih terampil dalam pertanian. Karena itu maka suatu percampuran kemampuan diharapkan dapat menumbuhkan peningkatan aktivitas daerah,” ujarnya.

Kalla juga mengingatkan bahwa setiap daerah memiliki potensi yang berbeda dan dengan transmigrasi potensi tersebut dapat terangkat, sebagaimana halnya terjadi di Poso.

“Sepanjang jalan ke dari Palu ke Poso semuanya daerah transmigran yang kemudian meningkatkan surplus pertanian di daerah itu akibat adanya suatu percampuran,” imbuhnya.

Baca juga: Pemerintah Didesak Benahi Pola Rekrutmen Direksi BUMN

Selain itu, lanjut Kalla, percampuran keterampilan dan pengetahuan dengan masyrakat lokal juga dapat menghasilkan budaya baru. Contohnya daerah Lamasi di Sulawesi Selatan, merupakan singkatan dari Lamongan, Malang, dan Sidoarjo, yang penduduknya ialah para transmigran dari Pulau Jawa.

Sementara, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, melaporkan bahwa Rakornas Transmigrasi 2019 ini merupakan forum strategis yang dihadiri pemangku kebijakan dan penyelenggaraan transmigrasi tingkat pusat dan daerah, akademisi, hingga kalangan swasta.

"Hasil Rakornas ini akan dijadikan arah kebijakan transmigrasi mendatang yang tidak berpusat pada program pemerintah saja, namun juga mengedepankan kerja sama bisnis dengan swasta guna mempercepat pengembangan kawasan transmigrasi," jelasnya.

Penerapan teknologi 4.0 juga menjadi salah satu tujuan transmigrasi di masa datang melalui pengembangan bisnis e-commerce dan e-training. (OL-8).

Baca Juga

Bappenas/Riset MI-NRC/Grafis: Seno

Perketat Disiplin Sosial

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:18 WIB
Setiap daerah diharapkan mendapat kewenangan untuk menentukan strategi penanganan pandemi sesuai karakteristik...
ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

140 Napi Asimilasi Kembali Berulah

👤Kautsar Bobi 🕔Kamis 28 Mei 2020, 05:48 WIB
Polisi kembali menangkap 140 narapidana asimilasi covid-19 yang kembali berulah melakukan kejahatan di masyarakat. Dari pantauan kasus...
Dok MI

Penanganan Korona Butuh Tata Pemerintahan yang Baik

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Mei 2020, 22:53 WIB
"Tata kelola yang komperhensif membutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah," ujar Legislator Partai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya