Kamis 01 Agustus 2019, 12:25 WIB

KPK Periksa Taufik Hidayat Terkait Kasus Kemenpora

KPK Periksa Taufik Hidayat Terkait Kasus Kemenpora

MI/ROMMY PUJIANTO
Taufik Hidayat

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (1/8), meminta keterangan dari mantan pebulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat dalam pengembangan perkara di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).   

"Pengembangan dari perkara sebelumnya yang telah diproses di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (1/8).    

Taufik sudah tiba di gedung KPK, Jakarta dalam proses penyelidikan tersebut.        

Dalam pengembangan kasus itu, KPK juga telah meminta keterangan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto di gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/7).    

Sebelumnya dalam perkara itu, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy divonis 2 tahun dan 8 bulan penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 2 bulan sedangkan Johny E Awuy divonis 1 tahun dan 8 bulan penjara ditambah denda Rp50 juta subsider 2 bulan.    

Baca juga: KPK Konfirmasi Direksi Angkasa Pura II Terjaring OTT

Keduanya dinilai terbukti menyuap Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana, Asisten Olahraga Prestasi pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Adhi Purnomo dan Staf Deputi IV Olahraga Prestasi Kemenpora Eko Triyanta agar dapat memperlancar 2 proposal dana hibah yang diajukan oleh KONI.    

Dalam putusan tersebut, hakim juga menilai bahwa asisten pribadi (aspri) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bernama Miftahul Ulum terbukti menerima Rp11,5 miliar serta ATM dan buku tabungan dari sekjen dan bendahara umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).    

"Untuk memenuhi commitment fee yang diminta, Ending Fuad Hamidy dan Johny E Awuy telah juga memberikan kepada Miftahul Ulum selaku aspri menteri melalui Arief Susanto selaku protokoler Kemenpora yang seluruhnya berjumlah Rp11,5 miliar untuk kepentingan Menpora," kata hakim Arifin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (20/5). (OL-2)

Baca Juga

MI/Susanto

Utamakan Edukasi dibanding Penegakan Hukum saat New Normal

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 04 Juni 2020, 21:09 WIB
Ketua Komnas HAM setuju TNI terlibat dalam kondisi darurat karena fasilitas lengkap dan SDM terlatih tapi tidak untuk penegakan...
MI/Kristiadi

Waduh, Boni Hargens Tiba-tiba Bicara Upaya Kudeta Pemerintahan

👤Putra Ananda 🕔Kamis 04 Juni 2020, 20:40 WIB
Boni juga menyebut bahwa kelompok yang ia sebut sebagai 'laskar pengacau negara' juga berusaha memanfaatkan potensi krisis ekonomi...
MI/M Taufan SP Bustami

Sejumlah Ormas Minta Kapolri Hentikan Operasi Tinombala di Poso

👤M Taufan SP Bustan 🕔Kamis 04 Juni 2020, 20:30 WIB
SEJUMLAH Ormas meminta operasi tinombala yang masih berlangsung di Poso untuk segera dihentikan. Mereka menilai, pelaksanaan operasi yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya