Kamis 01 Agustus 2019, 08:00 WIB

Pilih-Pilih Teman

mediaindonesia.com | Advertorial
Pilih-Pilih Teman

DOK METROTV
Provocative Mindset

Ada nasihat yang kerap kita dengar, "Kita tidak boleh pilih-pilih dalam berteman. Yang pandai, yang kurang pintar, yang miskin, yang kaya, yang jelek, yang cantik, kita kudu berteman dengan semuanya".

Lantas apakah salah kalau kita selektif dalam memilih teman? Bisa iya, juga bisa tidak. Memilih teman tidak kalah pentingnya daripada memilih pasangan hidup. Pasalnya, teman membawa pengaruh signifikan untuk kehidupan kita.

Versi salah dari pilih-pilih teman ketika kita hanya berteman dengan yang beragama sama atau yang kaya atau yang satu ras. Tuhan menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Padahal semua memiliki derajat yang sama.

Sekarang kita lihat sisi benar dari pilih-pilih teman. Bila bergaul dengan orang yang memiliki pola pikir maju, kita tentu dapat belajar
cara meraih kesuksesan. Jika berteman dengan orang yang punya kelas, kita belajar beretika yang benar.

Jadi, hal yang perlu digarisbawahi dalam berteman bukan berdasarkan materi atau ras, melainkan karena memiliki pola pikir yang selevel dan
karakter yang baik.

Jika mau pilih-pilih teman, silakan. Pilihlah teman yang benar, tetapi perlakukanlah sesama manusia dengan benar, baik, dan manusiawi. Provocative Mindset episode Pilih-Pilih Teman disponsori oleh Polytron. (Hym/S3-25)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More