Selasa 30 Juli 2019, 11:11 WIB

Ichsan Yasin Limpo Meninggal di RS Jepang

Lina Herlina | Nusantara
Ichsan Yasin Limpo Meninggal di RS Jepang

Antara
Ichsan Yasin Limpo (kiri, berkacamata) saat mengajukan pencalonan sebagai gubernur Sulawesi Selatan pada 2017.

 

MANTAN Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, yang juga adik kandung mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menghembuskan nafas terakhir, setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Juntendo, Tokyo, Jepang, sekitar Pukul 07.30 waktu setempat. Berita duka awalnya diketahui melalui pesan WhatsApp dari Kepala Sub Bagian (Kasubag) Peliputan, Publikasi dan Dokumentasi Pemkab Gowa Widiah Restuti.

"Innalillahi wa innaialahirojiun. Telah meninggal dunia Bapak Dr H Ichsan Yasin Limpo, SH MH selasa 30 Juli 2019 jam 07.30 Waktu Tokyo," tulis pesan tersebut.

Sebelum dirawat di rumah sakit Jepang, Ketua PMI Sulawesi Selatan  tersebut sempat menjalani perawatan di Mount Elizabeth Hospital Singapura karena mengalami penyakit kanker stadium empat. Dari informasi yang diperoleh, jenazah Ichsan sedianya tiba di Makassar, Rabu (31/7) siang. Hanya saja, jika mengikuti prosedur normal pemerintah Jepang, maka pemulangan jenazah dari Jepang ke Indonesia memakan waktu dua sampai tiga hari.
 
Karenanya, pihak keluarga sementara berkoordinasi dengan kedutaan besar Indonesia di Jepang untuk mempercepat pemulangan jenazah Ichsan. Bahkan siang ini, Syahrul Yasin Limpo, akan ke Jakarta mengurus pesawat lanjutan dari Jakarta ke Makassar setelah tiba dari Jjepang. Setiba di Makassar, jenazah Ichsan, akan disemayamkan di rumah orang tuanya di Jalan Haji Bau Makassar, Sulawesi Selatan. Mendengar kabar tersebut Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyampaikan ucapan bela sungkawa.

baca juga: Kekeringan di Tasikmalaya Meluas
 
"Beliau orang baik. Semoga husnul khotimah. Padahal saya sempat menjenguk beliau di Singapura 1 Juli lalu," pungkasnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More