Selasa 30 Juli 2019, 10:16 WIB

Pesawat Militer Pakistan Jatuh, 15 Orang Tewas

Ihfa Firdausya | Internasional
Pesawat Militer Pakistan Jatuh, 15 Orang Tewas

AFP/AAMIR QURESHI
Militer Pakistan mengawal area lokasi jatuhnya pesawat di Rawalpindi

 

SEBUAH pesawat militer kecil jatuh di sebuah daerah perumahan di Kota Rawalpindi, Pakistan, dekat Ibu Kota Islamabad, Selasa (30/7) pagi.

Menurut seorang anggota tim penyelamat kepada AFP, 15 orang tewas dalam insiden ini.

"Sebuah pesawat kecil jatuh di area perumahan. Sejauh ini, kami telah mengevakuasi 15 mayat, termasuk 10 warga sipil dan lima awak pesawat," kata juru bicara tim penyelamat Farooq Butt.

Ia menambahkan 12 orang lain mengalami luka-luka.

Pesawat yang jatuh itu adalah milik militer Pakistan. Pesawat tersebut jatuh di dekat lingkungan kelas atas di kota garnisun yang menjadi markas tentara.

Seorang wartawan AFP di tempat kejadian mengatakan asap masih mengepul dari puing-puing pesawat dan rumah yang terbakar. Potongan-potongan pesawat juga terlihat di atap-atap rumah.

Baca juga: Jadikan Peluncur Misil Suvenir, Prajurit AS Ditahan di Bandara

Para pejabat militer telah menutup tempat kejadian. Namun, kerumunan penduduk setempat masih berusaha mendekat. Beberapa di antara mereka terlihat tidak mampu menyembunyikan kesedihan lantaran rumahnya hancur.

Pakistan memiliki catatan keselamatan penerbangan yang kurang baik. Kecelakaan pesawat dan helikopter sering terjadi selama bertahun-tahun.

Pada 2016, sebuah pesawat Pakistan International Airlines terbakar. Salah satu mesin turbopropnya tidak berfungsi saat melakukan perjalanan dari Pakistan utara yang terpencil ke Islamabad. Insiden itu menewaskan lebih dari 40 orang.

Sebelumnya, bencana udara paling mematikan di tanah Pakistan terjadi pada 2010. Sebuah Airbus 321 yang dioperasikan oleh maskapai swasta Airblue yang terbang dari Karachi menabrak bukit di luar Islamabad ketika akan mendarat. Kecelakaan tersebut menewaskan semua penumpang yang berjumlah 152 orang. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More