Senin 29 Juli 2019, 19:36 WIB

Biznet Raih Indonesia Most Innovative Business Award 2019

mediaindonesia.com | Teknologi
Biznet Raih Indonesia Most Innovative Business Award 2019

DOK BIZNET
(Ki-Ka) Senior Manager Marketing Biznet, Adrianto Sulistyo dan Vice President Marketing Biznet, Yudie Haryanto.

Biznet kian mengokohkan posisinya sebagai perusahaan penyedia layanan komunikasi dan multimedia terdepan kebanggan anak negeri yang inovatif, dengan baru-baru ini menerima 'Indonesia Most Innovative Business Award 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah Warta Ekonomi, sebagai Perusahaan Penyedia Layanan Telekomunikasi dan Multimedia Inovatif melalui jaringan fiber optik terbaru, untuk kategori Internet Service Provider.

Penghargaan ini diberikan secara simbolis di acara penyerahan yang diselenggarakan pada 26 Juli 2019 di Balai Kartini, Jakarta. Penghargaan diterima oleh Bapak Yudie Haryanto selaku VP Marketing Biznet dan Bapak Adrianto Sulistyo selaku Senior Manager Marketing Biznet.

"Kami sangat senang dan bangga dapat menerima penghargaan 'Indonesia Most Innovative Business Award 2019' ini. Besar harapan kami Biznet dapat terus tumbuh dan berkembang bersama seluruh masyarakat Indonesia untuk menciptakan produk dan layanan yang inovatif demi menghadirkan layanan telekomunikasi dan multimedia terbaik," ujar Yudie Haryanto seusai menerima penghargaan tersebut.

Sebagai perusahaan anak negeri yang telah berdiri sejak 2000, Biznet telah berkembang dengan sangat pesat dan telah hadir di lebih dari 100 kota di sepanjang Pulau Jawa, Bali, Sumatra, dan Batam. Didukung oleh lebih dari 2,600 karyawan yang tersebar di seluruh kantor pusat dan cabang di Indonesia, jaringan infrastruktur Fiber Optic berteknologi terbaru milik Biznet kini telah hadir sepanjang 32.000 KM.

Seiring dengan hal tersebut, Biznet pun terus berpegang pada komitmen untuk terus mengembangkan inovasi dan menghadirkan layanan telekomunikasi dan multimedia di lebih banyak kota dan pulau di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan perluasan jaringan Biznet yang tahun ini hadir di Kota Bandar Lampung, Manado, dan Pontianak yang akan diikuti oleh kota-kota lainnya.

"Pencapaian Biznet selama ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak termasuk pemerintah, vendor, rekan bisnis, media, karyawan dan tentunya seluruh pelanggan setia kami. Biznet tidak mungkin mencapai titik ini tanpa dukungan dari seluruh pihak yang selama ini telah setia mendukung kami, dan tentunya kami berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi dan berinovasi demi menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan di lebih banyak kota dan area di Indonesia," ujar President Director Biznet Adi Kusma.

Menghadirkan layanan internet yang cepat dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia merupakan 'goal' utama Biznet dalam mengembangkan infrastruktur teknologi. Melalui jaringan terbaru The New Biznet Fiber yang merupakan jaringan Fiber Optic berteknologi terbaru, tercepat, dan terandal, Biznet mampu menghadirkan layanan Internet dengan performa terbaik dan kapasitas bandwidth yang jauh lebih besar untuk mendukung kebutuhan digital masyarakat Indonesia saat ini.

The New Biznet Fiber terdiri dari Jaringan Terabit Core Router, Jaringan Distribusi Metro Ethernet 10G/100G dan Jaringan GPON (Gigabit Passive Optical Network) yang memiliki kapasitas yang sangat besar untuk kebutuhan 5-10 tahun yang akan datang.

Selain itu, pembangunan jaringan Biznet Fiber Jawa-Bali juga telah rampung baik di jalur Utara maupun Selatan, sehingga saat ini ada
112 kota yang terhubung dengan jaringan Biznet Fiber Jawa Bali. "Kami akan terus menambah cakupan area di kota-kota yang telah dilewati
jaringan ini, supaya kota-kota tersebut dapat merasakan manfaat adanya layanan Internet kecepatan tinggi di kota-kota tersebut, baik untuk
pendidikan, kesehatan, pemerintahan (smart city), bisnis dan kebutuhan pribadi di rumah," tambah Adi.

Berikut daftar kota jaringan Biznet fiber Jawa-Bali. Yakni Ajibarang, Amlapura (Karangasem), Babat, Badung (Kuta), BANDUNG, Bangil, Bangli, Banjar, Banjarsari, Banyuputih, Banyuwangi, Batang, Bekasi, Besuki, Blitar, Blora, Bogor, Bojonegoro, Bondowoso, Boyolali, Brebes, Bumiayu, Cepu, Ciamis, Cianjur, Cibadak, Cicurug, Cikampek, Cilacap, Cimahi, Cirebon, Comal, Demak, Denpasar, Depok, Garut, Gempol, Genteng, Gianyar, Glenmore, Gresik, Indramayu, Jajag, JAKARTA, Jember, Jimbaran, Jombang, Karangampel, Karawang, Kartasura, Kebumen, Kediri, Kendal, Kepanjen, Kertosono, Ketapang, Klaten, Kraksan, Krian, Kudus, Lamongan, Lawang, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Muncar, Negara, Nganjuk, Ngawi, Ngopak, Padalarang, Paiton, Pamanukan, Pangandaran, Pasirian, Pasuruan, Pati, Pekalongan, Pemalang, Probolinggo, Purwakarta, Purwodadi, Purwokerto, Purworejo, Rogojampi, Salatiga, SEMARANG, Semarapura (Klungkung), Serang, Sidoarjo, Singaraja, Situbondo, Slawi, Sleman, Solo, Sragen, Sukabumi, Surabaya, Tabanan, Tangerang, Tangerang Selatan, Tanggul, Tasikmalaya, Tegal, Tulungagung, Turen, Ubud, Ungaran, Weleri, Wlingi, dan Yogyakarta. (RO/OL-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More