Senin 29 Juli 2019, 09:15 WIB

Leclerc Kecam Trek Hockenheim

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Leclerc Kecam Trek Hockenheim

AFP/Christof STACHE
Pembalap Ferrari Charles Leclerc

CHARLES Leclerc mengatakan aspal buruk yang digunakan di sisi luar tikungan akhir Sirkuit Hockenheim, tempat pembalap Ferrari itu mengalami kecelakaan, tidak bisa diterima di ajang Formula 1.

Pembalap asal Monaco yang mengawali balapan dari posisi star 10 mengawali dirinya memang salah dalam kecelakaan itu.

"Saya kecewa dengan diri sendiri. Itu bukanlah sebuah kesalahan besar. Saya pernah membuat kesalahan lebih parah dari itu pada musim ini," ujar Leclerc.

Baca juga: Rival Berguguran, Verstappen Juara GP Jerman

"Kesalahan itu diperparah oleh kondisi aspal di dua tikungan terakhir yang tidak bisa diterima di ajang Formula 1 seperti ini."

"Tidak seharusnya aspal tidak menggigit. Saya hanya melaju dalam kecepatan 60 kilometer per jam dan aspal sama sekali tidak menggigit. Itu sangat berbahaya," imbuhnya.

Banyak pembalap yang tergelincir di lokasi trek yang sama termasuk pemuncak klasemen asal tim Mercedes Lewis Hamilton dan rekan setimnya Valtteri Bottas serta pembalap Renault Nico Hulkeberg. (AFP/OL-2)

Baca Juga

AFP/AL BELLO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA

Federer Sebar Tantangan Volley Challenge

👤Antara 🕔Rabu 08 April 2020, 09:43 WIB
Selain menantang penggemarnya, Federer juga menantang sejumlah orang terkenal seperti ovak Djokovic, Rafael Nadal, Cristiano Ronaldo, Bill...
AFP/James Tye / University College London (UCL)

Hadapi Covid-19, Mercedes Bagikan Desain Alat Bantu Pernafasan

👤Antara 🕔Rabu 08 April 2020, 09:12 WIB
Mercedes dan tim gabungan mengumumkan desain CPAP bisa diunduh secara gratis oleh pabrikan yang ingin memproduksi alat tersebut pada hari...
AFP

Grand Prix Kanada Jadi Balapan Ketujuh F1 yang Ditunda

👤Ant 🕔Rabu 08 April 2020, 04:42 WIB
Grand Prix Kanada menjadi balapan ketujuh yang ditunda selain Bahrain, Vietnam, Tiongkok, Belanda, Spanyol, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya