Minggu 28 Juli 2019, 13:08 WIB

3.500 Personel Keamanan Jaga Laga Kedua Final Piala Indonesia

Lina Herlina | Sepak Bola
3.500 Personel Keamanan Jaga Laga Kedua Final Piala Indonesia

MI/Lina Herlina
Polisi tambah personel untuk mengamankan laga final leg kedua Piala Indonesia 2019, antara PSM dan Persija.

 

Jelang laga final leg kedua Piala Indonesia, antara PSM Makassar dan Persija Jakarta di Stadion Mattoanging Andi Mattalatta Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/7), sore, Kepolisian Daerah Sulsel melakukan upacara gelar pasukan untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan.

Termasuk menambah jumlah personel pengamanan dari 2.500 orang menjadi 3.500 orang, termasuk bantuan dari Polres kabupaten tetangga, seperti Gowa dan Takalar. Dan gelar pasukan pun dipimpin langsung Wakapolda Sulsel Brigjen Adnas.

"Personel dimaksimalkan, mulai pengamanan jalur yang akan dilintasi tim dari hotel ke lapanga. Para suporter juga disterilisasi di setiap pintu utama masuk dari benda-benda yang membahyakan pemain dan penonton lainnya. Kita geledah di setiap pintu. Ada tujuh pintu yang disiapkan, agar semua bisa berjalan lancar," jelas Adnas seusai gelar pasukan.

Adapun personel yang disiagakan polisi, yaitu Unit Penjinak Bom, Pasukan Anti Teror, Pasukan Dalmas, Pasukan Brimob, 10 ekor anjing K9, personel lalu lintas, Resmob, Unit Intelijen, 200 Polwan, kendaraan water cannon, Raimas, serta kendaraan Baracuda.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait aksi pelemparan terhadap bus tim Persija Jakarta, yang mengakibatkan pecahnya kaca pintu depan sebelah kiri, Adnas mengatakan, jika polisi belum menerima laporan sama sekali terkait hal itu.

"Kami mengimbau seluruh penonton untuk tetap memperhatikan, bahwa ini adalah pertandingan yang butuh sportivitas. Dan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Jadi jangan mudah terpancing jika ada provokasi," tegasnya.

Terkait kemungkinam para pemain ke stadion menggunakan kendaraan taktis kepolisian, Adnas, menjelaskan jika itu teknis kepolisian. "Lihat nanti saja kondisinya, yang jelas kita maksimalkan semua," tandasnya.

Hal serupa disampaikan CEO PSM Makassar. " Kami memastikan semua bisa berjalan dengan baik dan maksimal, dengan meminta bantuan kepolisian. Terkait pelemparan, nanti biar kepolisian yang tangani," jelas Adnas. (Ol-09)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More