Jumat 26 Juli 2019, 18:44 WIB

Jokowi Tidak Khawatir dengan Pertemuan Surya Paloh dan Anies

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Jokowi Tidak Khawatir dengan Pertemuan Surya Paloh dan Anies

MI/Ramdani
Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo (ketiga kanan) berfoto dengan sejumlah petinggi Tim Kampanye Nasional

 

PRESIDEN terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo menilai pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bukan hal yang luar biasa.

"Surya Paloh ketemu pak Anies ya biasa. Apa sih, biasa,” kata Jokowi saat menghadiri pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta, Jum’at (26/7).

Pertemuan Surya Paloh dengan Anies digelar pada Rabu (24/7) di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta. Pertemuan itu menjadi terjadi di waktu yang sama saat etua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta.

Pendapat yang sama juga diutarakan Jokowi mengenai pertemuan Mega dengan Prabowo. Menurutnya, pertembungan kedua tokoh nasional itu sebagai silaturahmi sebagai sahabat.

Baca juga: PPP Sebut Kemungkinan Hanya Satu Parpol Tambahan bisa Masuk KIK


”Ya kan sahabat baik. Berhubungan baik sejak lama. Kalau pak prabowo ketemu Bu Mega ya biasa," tandasnya sembari tersenyum.

Acara pembubaran TKN dihadiri Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi-Amin yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla serta wakil presiden terpilih Ma’ruf Amin. Selain itu, hadir pula sepuluh sekretaris jenderal partai di Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Ketua TKN Jokowi-Amin Erick Thohir, dan pejabat teras TKN lainnya, seperti Moeldoko, Abdul Kadir Karding, dan Pramono Anung.

Presiden Jokowi menepis pertemuan itu sebagai sinyal keretakan koalisi. Bahkan, ia menegaskan kondisi koalisi lebih solid.  "Koalisi rukun-rukun saja, lebih solid dari sebelumnya," ujar mantan Wali Kota Solo itu. (OL-8)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More