Jumat 26 Juli 2019, 08:45 WIB

TKN Boleh Bubar, Koalisi Penyokong Jokowi Jalan Terus

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
TKN Boleh Bubar, Koalisi Penyokong Jokowi Jalan Terus

MI/ROMMY PUJIANTO
Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate.

 

SEKJEN Partai NasDem Johnny G Plate menyebut pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) tak memengaruhi koalisi. Partai pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin tetap solid.

"Sudah selesai memang. Tahapan berikutnya--kalau itu selesai, tugasnya selesai--ya dibubarkan. Tapi, koalisinya tetap," ujar Johnny.

TKN akan resmi dibubarkan hari ini. Johnny menyebut acara pembubaran bakal diikuti semua komponen pemenangan.

Pertemuan itu merupakan penutup kisah sukses tim Jokowi-Ma'ruf. Selanjutnya, ada pertemuan para sekjen, yaitu pertemuan sekjen koalisi.

Pertemuan khusus sekjen langsung dilakukan setelah acara pembubaran. Acara itu digelar pukul 19.00 WIB.

Wakil Sekretaris TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Verry Surya Hendrawan pun menyebut pembubaran lantaran tugas TKN mengantar Jokowi-Ma'ruf menuju kemenangan selesai. Semua anggota TKN akan kembali ke parpol atau ormas masing-masing. Namun, dukungan dan pengawalan terhadap Jokowi-Ma'ruf akan tetap berjalan.

"Penugasan selanjutnya dalam format lain untuk mendukung pemerintahan, tentu saja menunggu arahan Presiden dan Wakil Presiden," jelas Verry.

Namun, Wakil Presiden 2019-2024 Ma'ruf Amin menyebut TKN belum bubar secara keseluruhan. "Iya kecuali tim hukum ya, belum (bubar). Jadi TKN secara keseluruhan belum dibubarkan, tapi secara tugas umum hampir selesai," kata Ma'ruf.

"Mungkin tim hukum masih beresin apa lagi, gitu kan. Karena kan masih ada sengketa-sengketa di daerah, masih ada di pileg," imbuh wakil presiden terpilih ini.

Ma'ruf mengatakan TKN belum pernah membicarakan penambahan koalisi atau apa pun. Saat ini, kata Ma'ruf, partai-partai koalisi Jokowi-Ma'ruf masih sibuk mengurusi perkara sengketa pileg di Mahkamah Konstitusi.

 "Belum, belum dibicarakan itu. Kan masih ada tugas," katanya.

Wakil Ketua TKN KIK Moeldoko mengatakan acara pembubaran TKN akan dibuat secara khusus. (Mal/P-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More