Kamis 25 Juli 2019, 19:45 WIB

Hari Belanja Diskon bisa Pacu Daya Beli Masyarakat

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Hari Belanja Diskon bisa Pacu Daya Beli Masyarakat

ANTARA
Pengunjung memilih pakaian di salah satu outlet

 

KEMENTERIAN Perdagangan bersama Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) akan menyelenggarakan Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) dalam rangka merayakan ulang tahun Republik Indonesia yang ke-74.

Selain sebagai hadiah kepada masyarakat, gelaran diskon juga diberikan guna memacu daya beli yang akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.

HBDI merupakan acara tahunan yang pertama kali diluncurkan pada 2017. Menginjak tahun ketiga, Kemendag optimistis acara tersebut akan memberikan efek lebih besar dibandingkan dua tahun sebelumnya.

"Kami harap kegiatan ini dapat meningkatkan konsumsi domestik serta menciptakan peluang lebih besar untuk pengembangan dan kemajuan UKM, para pelaku ekonomi kreatif, pusat perbelanjaan dan pelaku bisnis ritel di seluruh Indonesia," ujar Inspektur Jenderal Kemendag Srie Agustina di kantornya, Jakarta, Kamis (25/7).

Baca juga: Kemendag Ajak Masyarakat Sambut Hari Belanja Diskon Indonesia

Rencananya, kegiatan yang berlangsung sejak 16-31 Agustus 2019 itu akan dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta.

Pada acara pembukaan, akan diselenggarakan Parade Merek Lokal Indonesia 2019 yang menampilkan berbagai produk unggulan dari berbagai daerah di Tanah Air.

Ketua Panitia HBDI Fetty Kwartati memproyeksi akan ada transaksi sebesar Rp28,8 triliun selama kegiatan berlangsung. Target tersebut tumbuh 20% dari capaian di tahun sebelumnya.

Fetty mengatakan, proyeksi peningkatan transaksi didasari pada pertumbuhan jumlah peserta yang mengikuti program HBDI.

"Semakin banyak pelaku usaha yang berpartisipasi, semakin massif publikasi, semakin banyak masyarakat yang belanja, hasil akan semakin banyak," tuturnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More