Kamis 25 Juli 2019, 07:40 WIB

Ada Potensi Kecurangan, Sistem JKN Perlu Diatur Lebih Rinci

mediaindonesia | Humaniora
 Ada Potensi Kecurangan, Sistem JKN Perlu Diatur Lebih Rinci

(ANTARA/Aditya Ramadhan)
Anggota DJSN Ahmad Ansyori memberikan keterangan pada wartawan di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

 

DEWAN Jaminan Sosial Nasional (DJSN) mendorong dibuatnya rancangan tentang penanganan kesalahan dan kecurangan dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diatur lebih rinci melalui sebuah regulasi.

Anggota DJSN, Ahmad Ansyori, seusai acara diskusi mengenai Peta Jalan Pencegahan, Pendeteksian, dan Penindakan Kesalahan dan Kecurangan dalam Implementasi SJSN di Jakarta, kemarin, menjelaskan sejauh ini belum ada regulasi mengenai tata kelola penanganan kesalahan dan kecurangan dalam SJSN. Padahal, banyak celah atau potensi fraud yang dapat mengakibatkan inefisiensi biaya dalam sistem jaminan sosial nasional.

"Dengan dibuatnya dokumen ini, akan jelas mana kecurangan yang ada dalam wilayah pidana dan administratif," ujar Ansyori.

Anggota DJSN lain, Subiyanto, mengatakan kesalahan dan kecurangan dapat terjadi dalam berbagai proses bisnis penyelenggaraan JKN. Kecurangan juga dapat dilakukan berbagai pihak, misalnya, peserta BPJS Kesehatan, penyedia fasilitas kesehatan, serta penyediaan obat alat kesehatan. (Ind/H-3)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Perluas Bisnis Kecantikan dengan Memaksimalkan Teknologi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 21:06 WIB
Tidak cukup hanya mengandalkan media sosial seperti Instagram dan Facebook, saluran lain seperti situs juga harus digarap dengan...
Dok. Pribadi

Pembukaan Sekolah di Zona Kuning Diminta Ditinjau Kembali

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 20:36 WIB
Dijelaskan Politikus Partai Demokrat itu, perkantoran yang diharapkan bisa menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin saja saat ini...
MI/Pius Erlangga

Pembelajaran Tatap Muka di Zona Kuning Dinilai Terburu-Buru

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 19:36 WIB
IDAI bahkan menyarankan anak-anak untuk tidak dibawa ke pasar, berwisata, ke pusat perbelanjaan, atau tempat keramaian lainnya karena...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya