Rabu 24 Juli 2019, 07:30 WIB

Cak Imin: Pertemuan Jokowi-Prabowo-Megawati Perkuat Kebersamaan

Cak Imin: Pertemuan Jokowi-Prabowo-Megawati Perkuat Kebersamaan

MI/MOHAMAD IRFAN
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar

 

KETUA Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai rencana pertemuan antara Presiden terpilih Joko Widodo dan calon presiden Prabowo Subianto serta Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dapat menguatkan kebersamaan di tengah masyarakat.  

"Bagus, bagus. Kalau ada pertemuan antara Pak Jokowi, Pak Prabowo, dan Ibu Megawati, itu langkah bagus. Pertemuan itu dapat dimaknai supaya terjadi kebersamaan yang kuat di masyarakat," kata Muhaimin menjawab pernyataan wartawan usai kegiatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-21, di kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa (23/7) malam.    

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Partai Gerindra maupun PDI Perjuangan, pertemuan tersebut direncanakan berlangsung di Jakarta, pada hari ini, Rabu (24/7). Namun, tempatnya belum diinformasikan.    

Menurut Cak Imin, sapaan Muhaimin, dirinya belum tahu rencana pertemuan antara Jokowi, Prabowo, dan Megawati akan berlangsung di mana.

"Saya sendiri baru mendengar informasi soal pertemuan itu dari rekan media tadi sore (Selasa, 23/7)" kata Muhaimin.    

Baca juga: Gerindra Tetap Pertimbangkan Jika Ditawarkan Masuk Koalisi Jokowi

Ketika ditanya, apakah dirinya akan hadir pada pertemuan tersebut, Cak Imin mengatakan belum ada kabar kepada dirinya. Karena itu, kemungkinan besar dirinya tidak hadir.    

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri yang juga ketua umum PDI Perjuangan direncanakan akan segera bertemu calon presiden Prabowo Subianto yang juga ketua umum Partai Gerindra dalam waktu dekat.    

"Pertemuan kedua tokoh ini, sebagai tradisi silaturahmi yang baik untuk dijalankan para pemimpin," kata Hasto melalui pernyataan tertulis, Selasa (23/7).    

Soal pertemuan antara Megawati dan Prabowo Subianto akan bertemu di mana dan kapan, menurut Hasto, nanti akan diinformasikan lebih lanjut,   

"Pertemuan tersebut menyangkut aspek mendasar, persahabatan antarpemimpin. Meski dalam pilihan politik berbeda, tetapi Ibu Megawati dan Pak Prabowo memiliki komitmen untuk berdialog dan meletakkan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya. Apapun rekonsiliasi pasca-pemilu penting untuk dilakukan," katanya.    

Hasto juga mengingatkan pertemuan kedua tokoh bangsa tersebut jangan dimaknai terlalu jauh dengan pembentukan koalisi.

"Terkait koalisi pascapilpres, fatsunnya adalah harus dibahas bersama antara Presiden dengan seluruh ketua umum partai politik anggota koalisi," pungkasnya. (OL-2)

Baca Juga

Dok. Humas Pemprov Kalteng

Prabowo Urusi Lumbung Pangan, Gerindra: Bagian Ketahanan Nasional

👤Putra Ananda 🕔Kamis 09 Juli 2020, 16:17 WIB
Wakil Ketua Umum Gerindra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menuturkan bahwa lumbung pangan bersinggungan erat...
Ilustrasi

Pasal Pidana RUU PDP Diminta Dihapuskan

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Kamis 09 Juli 2020, 16:16 WIB
Pasal-pasal terkait pengenaan sanksi pidana dalam RUU Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) sebaiknya dihapus, alasannya sanksi pidana...
MI/Fransisco Carolio

Bawaslu Sebut Enam Kerawanan Pilkada 2020, Apa Saja?

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 Juli 2020, 16:10 WIB
Di antaranya, PPS tidak melakukan verifikasi faktual terhadap dukungan bakal paslon perseorangan, serta konflik kepengurusan parpol yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya