Rabu 24 Juli 2019, 00:04 WIB

Mayjen TNI Terawan dan Edward Basilianus Raih Penghargaan LEPRID

mediaindonesia.com | Humaniora
Mayjen TNI Terawan dan Edward Basilianus Raih Penghargaan LEPRID

Dok. Nucleus farma
pemberian penghargaan untuk Terawan dan Edwrad basilianus

 

LEMBAGA Prestasi Rekor Indonesia Dunia (LEPRID) memberikan penghargaan kepada Mayjen TNI DR. Dr. Terawan. Kepala RS kepresidenan RSPAD Gatot Subroto Mayjen TNI Terawan ini atas jasa-jasanya dalam memperkenalkan dan mempopulerkan terapi cuci otak (brain washing) atau Digital Substraction Angiography (DSA) untuk mengobati penyakit stroke.

Metode terapi cuci otak yang digunakan Mayjen TNI Terawan dalam dunia medis bukan hanya populer di Indonesia, namun gaungnya juga sampai ke manca negara. Pasien Terawan berasal dari berbagai negara, baik dari kawasan Asia, Amerika, Eropa hingga Australia.

Dalam berbagai kesempatan Terawan mengatakan, cuci otak (brain washing) atau Digital Substraction Angiography (DSA) suatu saat akan menjadi ilmu masa depan kebanggaan Indonesia. Selain itu, metode ini juga bisa menjadi pelopor untuk mengimplementasikan program pemerintah yakni medical tourism di Indonesia.

Dia juga optimistis, metode ini akan menuai keberhasilan dalam penanganan penyakit.

Penghargaan LEPRID untukTerawan diberikan langsung oleh Ketua Umum Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID), Paulus Pangka. Seremoni pemberian penghargaan berlangsung di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta pekan lalu.

Penghargaan diberikan dalam bentuk Piala, Medali, dan Piagam.

Baca juga : Basuki Tjahaja Purnama Raih Rooseeno Award 2019

Dalam kesempatan tersebut, LEPRID juga memberikan penghargaan kepada CEO and Founder Nucleus Farma Edward Basilianus. Penghargaan ini diberikan atas upaya Edward dalam mengembangkan Nutraceutical atau obat alami di Indonesia.

Setelah melalui serangkain proses Rapat Dewan Pertimbangan LEPRID diputuskan “Rekor Baru” dengan nama “Prestasi” untuk Nucleus Farma.

Empat Rekor Baru yang berhasil ditorehkan Nucleus Farma mencakup: Perusahaan Natural Medicine Pertama di Indonesia yang mendapatkan Certificate FDA Registered Facility; Perusahaan Pertama di Indonesia yang memproduksi Produk Haji yang disesuaikan dengan orang ASEAN untuk iklim di Tanah Suci dengan komposisi 5 Ramuan yang ada di Hadis; Perusahaan Pertama di dunia yang memproduksi Oral Albumin dari Bahan Alami dalam bentuk Sachet Liquid dan Perusahaan Pertama yang memproduksi Extract Tripang Mas yang diambil Condroitin dan Glucosamine untuk Penyakit Persendian.

“Pemberian penghargaan dari LEPRID memacu kami untuk terus melakukan inovasi dengan lebih banyak lagi memproduksi obat-obat alami untuk masyarakat Indonesia dan konsumen di manca negara,” tutur Edward Basilianus dalam keterangan tertulis.

Natural medicine atau Nutraceutical, kata pria yang akrab disapa Edu tersebut sudah menjadi basis pengobatan yang berkembang pesat di negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, dan China.

“Saya ingin Indonesia menjadi basis produksi natural medicine di masa depan, karena itu dari awal berdiri Nucleus Farma, kami mengajukan aplikasi ke FDA ke Amerika,” imbuh Edu.

Di era sekarang istilah teknologi selalu diidentikan dengan teknologi informasi dan komunikasi atau teknologi digital. Padahal teknologi lainnya juga tak kalah pentingya bagi masyarakat, salah satunya teknologi kesehatan dan pengobatan.

“Kebanyakan orang setiap kali mendengar kata teknologi, mereka berpikir internet atau komputer, tapi pada dasarnya teknologi adalah menemukan sesuatu yang baru. Nucleus Farma adalah medical technology company asal Indonesia yang berhasil mengembangkan beragam obat alami,” imbuhnya.

Nucleus Farma juga akan mengantisipasi era industri 4.0. Edu mengatakan, ke depan perusahaan akan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk kepentingan Litbang (Penelitian & Pengembangan) Nutraceutical dan produksi obat-obat Nutraceutical.

Kantor pusat dan pabrik Nucleus Farma berlokasi di kawasan Tangerang Selatan, Banten. Pabrik tersebut didesain sesuai dengan standar BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat.

Produk-produk Nucleus Farma sudah di pasarkan ke seluruh wilayah Indonesia. Dalam hal pendistribusian produk, Nucleus Farma bekerja sama dengan Rajawali Nusindo yang mempunyai cabang di seluruh Indonesia. (RO/OL-7)

Baca Juga

Ilustrasi/pexels/Medcom.id

Indonesia dan WHO Teliti Tingkat Infeksi Covid-19

👤Ata/X-10 🕔Jumat 03 Juli 2020, 04:44 WIB
Penelitian ini akan mempelajari secara komprehensif tingkat infeksi, kejadian infeksi ringan dan tanpa gejala, serta proporsi antibodi...
ANTARA/NYOMAN HENDRA WIBOWO

Positivity Rate RI masih di Atas Standar WHO

👤Fer/X-7 🕔Jumat 03 Juli 2020, 03:59 WIB
Secara nasional positivity rate Indonesia mencapai 12%, atau masih di atas standar yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia WHO yang...
Instagram @hannahalrashid

Hannah Al Rashid Desak RUU PKS Segera Disahkan

👤MI 🕔Jumat 03 Juli 2020, 02:55 WIB
AKTRIS Hannah Al Rashid, 34, meluapkan kekesalannya di media sosial karena keputusan Komisi VII DPR yang mengeluarkan Rancangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya