Selasa 23 Juli 2019, 17:26 WIB

Pertemuan Megawati-Prabowo Jangan Dimaknai Terlalu Jauh

Dero Iqbal Mahendra | Politik dan Hukum
Pertemuan Megawati-Prabowo Jangan Dimaknai Terlalu Jauh

MI/Rommy Pujianto
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

 

SEKRETARIS Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membenarkan akan adanya pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Semangat gotong royong menjadi dasar semangat yang sama, Ibu Megawati memang direncanakan bertemu dengan Pak Prabowo. Pertemuan dalam waktu dekat dan sebagai tradisi silaturahmi yang baik untuk dijalankan para pemimpin," kata Hasto dalam keterangan persnya, Selasa (23/7).

Hasto menjelaskan dalam periode kampanye pilpres, hubungan antara kedua pemimpin partai tetap berjalan baik. Keduanya tidak pernah melontarkan hal-hal yang memberi jarak antarkeduanya.

"Ibu Mega percaya pada kenegarawanan Pak Prabowo dan sama halnya dengan Pak Jokowi, kepemimpinan yang memersatukan dan diwarnai dengan dialog antarpemimpin, merupakan hal yang memang seharusnya dilakukan," tutur Hasto.

Baca juga: PDIP Beberkan Tiga Opsi Paket Pimpinan MPR

Lebih lanjut, Hasto menerangkan pertemuan tersebut lebih kepada aspek mendasar yakni persahabatan antarpemimpin meski berbeda pilihan politik. Kedua pemimpin memiliki komitmen untuk berdialog dan mengutamakan kepentingan bangsa.

Meski Hasto mengakui pentingnya pertemuan tersebut, dalam rangka rekonsiliasi. Namun, ia memandang hal tersebut tidak selalu berkaitan dengan pembahasan koalisi.

"Pertemuan tersebut jangan dimaknai terlalu jauh dengan pembentukan koalisi. Sebab terkait koalisi pascapilpres, fatsunnya harus dibahas bersama antara Presiden dengan seluruh Ketum Koalisi," pungkas Hasto.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More