Selasa 23 Juli 2019, 13:39 WIB

Kemenhan Kerja Sama Erat dengan Tiga Pilar Industri Pertahanan

mediaindonesia.com | Kemhan
Kemenhan Kerja Sama Erat dengan Tiga Pilar Industri Pertahanan

Istimewa/Kemenhan
Rapat Pleno Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) 2019 di Kantor Kemnhan, Jakarta, Senin (22/7).

Dalam usaha memajukan industri pertahanan, Indonesia menghadapi tantangan yang sangat kompleks baik berupa persaingan ketat antar negara dalam merebut pangsa pasar maupun kemampuan dan daya saing.

Menghadapi tantangan tersebut diperlukan strategi yang jitu serta kerja sama yang erat diantara ketiga pilar industri pertahanan yaitu pemerintah, pengguna dan industri pertahanan.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu pada saat memimpin Rapat Pleno Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) 2019 dengan tema 'Sinkronisasi Arah Kebijakan Strategis Pengembangan Industri Pertahanan Tahun 2020-2024' di Kantor Kemenhan, Jakarta, Senin (22/7).

"Ketiga pilar industri pertahanan harus dapat merumuskan suatu kebijakan strategis, yang sinkron dan bersinergi, serta memiliki komitmen dan konsistensi yang kuat dalam membangun dan mengembangkan industri pertahanan," tandas Menhan.

Lebih lanjut Menhan mengatakan, semenjak ditetapkannya Undang-Undang Nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, telah ditetapkan berbagai kebijakan strategis terkait industri pertahanan, sehingga telah dicapai berbagai kemajuan antara lain, dalam penguasaan teknologi manufacturing kapal selam, kapal PKR, tank medium, roket nasional, dan peningkatan kapasitas produksi munisi.

 

Selain itu, kontrak pengadaan peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) melalui PDN pada Renstra saat ini meningkat sangat pesat sebesar 262% dibandingkan dengan Renstra sebelumnya. Implementasi pelaksanaan IDKLO (2014-2018) telah mencapai 74,8% dari nilai kontrak, atau setara dengan nilai 2,46 miliar USD.

Namun demikian, Menhan meminta semua pihak yang terkait dengan industri pertahanan tidak cepat berpuas diri karena masih terdapat hal-hal yang perlu menjadi perhatian untuk lebih meningkatkan lagi kinerja industri pertahanan.

Beberapa hal yang menjadi penekanan Menhan antara lain, perlunya komitmen pengguna untuk secara konsisten mengutamakan produk dalam negeri pada rencana strategis jangka menengah dan panjang dalam pemenuhan Alpalhankam tahun 2020-2024.

Selanjutnya, kepada industri pertahanan ditekankan harus dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi serta senantiasa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi termasuk teknologi four point zero (4.0) untuk memenuhi alpalhankam yang sesuai dengan tuntutan opsreq dan spektek dari pengguna.

Sedangkan, kepada sebelas kementerian/lembaga anggota KKIP ditekankan untuk membangun sinergitas dan sinkronisasi sesuai Tupoksi masing-masing, melalui koordinasi yang lebih intensif dan efektif sehingga terjadi akselerasi atay percepatan program pembangunan dan pengembangan industri pertahanan yang maju, kuat, mandiri dan berdaya saing.

Rapat Pleno KKIP dihadiri anggota KKIP, tim pelaksanan dan staf ahli KKIP serta perwakilan industri pertahanan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Swasta. Berkesempatan pula turut hadir pada rapat tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (OL-09)

Baca Juga

DOK KEMENHAN

Menhan Optimistis Kerja Sama Indonesia-Malaysia akan makin Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 November 2019, 14:02 WIB
Kesamaan antara kedua negara ini, menurut Menhan Prabowo, akan menjadi modal yang kuat bagi kedua negara dalam upaya meningkatkan kerja...
DOK KEMENHAN

Menhan RI Terima Kunjungan Kehormatan Dubes Amerika Serikat

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 14 November 2019, 09:33 WIB
Dalam kunjungan ini, Dubes AS didampingi oleh Heather C Variava, Deputy Chief of Mission, Colonel Mike Spake, Defense Attache, dan Steve...
Istimewa/Kemenhan

Lagi, Menhan Terima Tiga Dubes dalam Sehari

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 12 November 2019, 07:50 WIB
Bertempat di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Menhan Prabowo Subianto menerima tiga duta besar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya