Selasa 23 Juli 2019, 10:33 WIB

Cegah Konflik, Pembinaan Kelompok Tani Hutan Digalakkan

Muhammad Fauzi | Nusantara
 Cegah Konflik, Pembinaan Kelompok Tani Hutan Digalakkan

Istimewa
PT Wanamukti Wisesa dan PT Lestari Asri Jaya menandatangani kerja sama perhutanan sosial di Jambi, Senin (22/7)

 

MASYARAKAT di sekitar area izin Hutan Tanaman Industri PT Wanamukti Wisesa (WW) dan PT Lestari Asri Jaya (LAJ) akan mendapat pembinaan melalui program kemitraan kehutanan dengan perusahaan tersebut. Kedua perusahaan itu merupakan pemegang izin Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kabupaten Tebo, Jambi yang mengembangkan tanaman karet alam ramah lingkungan.

Program pemberdayaan masyarakat tersebut di antaranya berupa pembinaan kepada petani, yang juga merupakan wujud dari program Perhutanan Sosial yang sedang dikembangkan pemerintah di wilayah hutan produksi yang telah dibebani izin HTI.  Naskah Kesepakatan Kerjasama (NKK) ini ditandatangani antara PT WW dan KTH Karang Jaya, Desa Sungai Karang yang juga didukung oleh PT LAJ, di Kantor Desa Sungai Karang, Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo, Senin (22/7).

Penandatangan ini disaksikan Istanto, Direktur Usaha Hutan Produksi (UHP) Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Camat VII Koto Ilir dan Kepala KPHP Tebo Barat, Kepala Desa Sungai Karang dan masyarakat. Kerjasama ini melibatkan 18 orang petani karet dengan total luasan kurang lebih 40 hektar.

Saat penandatanganan NKK ini, Istanto mengatakan kemitraan dengan masyarakat harus dilakukan agar usaha HTI dapat berjalan lancar.

"Kemitraan perusahaan HTI dan masyarakat dilakukan mendukung industri karet nasional, mempertahankan kelestarian hutan produksi dan memberikan akses kelola masyarakat terhadap hutan. Sehingga memberikan lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar,"  kata Istanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/7)

Sementara itu, Direktur PT WW Meizani Irmadhiany mengatakan, melalui program pembinaan dalam bentuk kemitraan kehutanan ini pihaknya akan mendukung petani karet dalam pengembangan kemampuan teknis budidaya karet dan akses pasar.

baca juga: Cegah Unggas Sakit dengan Biosekuriti 3 Zona

Pelaksanaan program kerjasama diawali dari pertemuan yang difasilitasi oleh Tim Resolusi Konflik PT Lestari Asri Jaya dan PT Wanamukti yang diwakili oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, KPHP Tebo Barat dan Camat VII Koto Ilir antara PT Wanamukti dan para petani di akhir Desember 2018. Setelah pertemuan tersebut kemudian dilakukan identifikasi dan pemetaan partisipatif. Para petani kemudian secara proaktif masyarakat membentuk Kelompok Tani Hutan Karang Jaya yang kemudian disahkan Kepala Desa Sungai Karang.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More