Selasa 23 Juli 2019, 09:35 WIB

Sudah Coba yang Strong dari Zumba?

Galih Agus Saputra | Weekend
Sudah Coba yang Strong dari Zumba?

MI/Ramdani
Suasana latihan zumba di salah satu studio di Jakarta.

Dewasa ini barangkali ada sejumlah orang yang gagal paham dalam mengenal Zumba. Orang kerap mengira Zumba adalah salah satu cabang olahraga, padahal ia sendiri adalah merek dagang jasa kebugaran. Hal tersebut baru-baru ini dijelaskan oleh salah satu Instruktur Zumba Indonesia, Laila Achmad, di Wisma 76, Palmerah, Jakarta, Senin (22/7).

"Jadi jenis olahraganya sendiri ialah kardio atau aerobic. Ia mengombinasikan beberapa unsur tarian latin hingga kemudian diberi label oleh perusahaan bernama Zumba," tuturnya.

Tak hanya itu, Laila selanjutnya turut menjelaskan bahwa kini Zumba juga tengah meluncurkan varian baru atau yang disebut 'Strong'. Menariknya, olahraga dengan intensitas tinggi ini dikembangkan oleh istri mantan atlet karate nasional Umar Syarif, yaitu Ai Lee Syarief.

"Dalam 'Strong' ini justru tidak ada unsur tarinya sama sekali. Tidak ada joget-jogetnya, tidak ada unsur latinnya sama sekali, atau kalau mau dibahas secara teknis, ini disebut sebagai High Intensity Interval Training (HIIT)," imbuhnya.

'Strong' pada dasarnya mengenal tiga jenis gerakan dasar. Mulai dari yang ringan (base), menengah (intermediate), hingga berkembang (progression). Tidak hanya membakar kalori, namun olahraga ini ia klaim juga membantu pembentukan tubuh sekaligus melatih konsentrasi karena akan bersinkronisasi dengan irama lagu.

Namun demikian, lagu yang digunakan dalam 'Strong' juga sangat berbeda dengan yang ditawarkan Zumba sebelumnya. Kali ini, jenis lagu yang digunakan seperti hiphop, dubstep, hingga tekno. "Ai Lee sebelumnya merancang berbagai macam gerakan yang ada dalam 'Strong'. Setelah semuanya siap, ia membahasnya dengan produser lagu, sehingga dalam 'Strong' ini kita tidak mengenal hitungan karena semuanya sudah diatur sesuai irama lagu," terang Laila, yang saat ini kerap menjadi instruktur di sekitaran Jakarta Selatan itu.

Laila menambahkan, 'Strong' butuh penyesuaian khusus bagi para pemula karena mengenal intensitas gerakan yang cukup tinggi. Namun, varian itu relatif bisa diikuti berbagai kalangan, kendati tidak disarankan untuk perempuan hamil atau yang baru saja melahirkan. (M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More