Senin 22 Juli 2019, 11:45 WIB

Pesisir Kutai Kartanegara Dibidik Jadi Smart City

Eni Kartinah | Humaniora
Pesisir Kutai Kartanegara Dibidik Jadi Smart City

Istimewa
Tim UN World Global Village Limited saat menyambangi Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim

 

UNTUK menjawab dampak perubahan iklim di Indonesia, tim survei dari UN World Global Village Limited menyambangi kawasan pesisir pantai Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pekan lalu. Tim ini melakukan survei memilih lokasi proyek kota cerdas (smart city) berteknologi tinggi dengan pendekatan aspek lingkungan.

CEO UN World Global Village Limited, Lu Jinping mengatakan, salah satu fokus program organisasinya adalah untuk memperbaiki dan melindungi bumi. Caranya dengan menjaga ekosistem tanah, air, hingga atmosfer.  Lu Jinping memaparkan, dipilihnya Kabupaten Kutai Kartanegara lantaran kawasan ini memiliki posisi yang strategis. Pertama memiliki luas lebih dari 300 kilometer persegi, serta terletak 15 kilometer dari garis pantai.

"Mengapa harus dekat pantai? Karena salah satu program dan misi kami adalah ikut membantu melindungi ekosistem asli," kata dia melalui  keterangan tertulisnya yang diterima Media Indonesia, Senin (22/7).  

Selain itu, jika proyeknya terealisasi, pihaknya akan menggarap sejumlah program berbasis lingkungan. Yakni pengerjaan proyek penghijauan (greening), rendah karbon, ramah lingkungan, pengembangan yang berkelanjutan, berteknologi tinggi dan bernilai tambah tinggi.

"Kami harap nantinya bisa menghasilkan produktivitas yang tinggi. Jadi tujuan investasi dengan proyek yang menguntungkan, proyek smart city," tambah dia.

Dalam kunjungan tersebut, Lu Jinping bertemu utusan dari Bupati Kutai Kartanegara Edy Damansyah, serta dua staf Pemkab Kabupaten setempat, Rinda Desianti dan Wahyu. Ketiganya juga turut mendampingi tim Lu Jinping ke pesisir pantai di Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, untuk melakukan survei pemilihan lokasi.

Lu Jinping memaparkan, setelah proyek smart city yang berteknologi tinggi dari UN World Global Village ini mendarat, lembaga tersebut akan menyediakan berbagai infrastruktur, fasilitas transportasi dan fasilitas umum lainnya.

"Untuk proyek pembangunan infrastruktur Provinsi Kalimantan Timur Indonesia, UN World Global Village bersedia melalui negosiasi dengan pemerintah. Berdasarkan premis dari kedua belah pihak untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada pemerintah," beber dia.

baca juga: Tol Trans Jawa Bisa Pacu Pariwisata

Dia berharap kehadiran UN Wordl Global Village bisa mendorong kemakmuran ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia. Khususnya di Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Kami memiliki mimpi menjadikan Kutai Kartanegara menjadi pusat teknologi tinggi dunia dan pusat properti dunia yang berteknologi tinggi terbaru," pungkasnya. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More