Minggu 21 Juli 2019, 18:30 WIB

Gerindra Akui Inginkan Kursi Ketua MPR

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Gerindra Akui Inginkan Kursi Ketua MPR

MI/M. Irfan
Wakil Ketua Partai Gerindra Arief Poyuono

 

WAKIL Ketua Partai Gerindra Arief Poyuono mengaku tak menampik pihaknya menginginkan kursi Ketua MPR pada periode 2019-2024 mendatang. Meski demikian, ia mengaku niat tersebut tidak akan mudah, lantaran harus melalui persetujuan dari semua pihak.

"Ya, Ketua MPR jelas kita mau ambil, tapi bergantung persetujuan anggota DPD dan DPR, ya," kata Arief, Minggu (21/7).

Arief mengaku pihaknya tinggal mengikuti hasil musyawarah antara anggota di parlemen. Namun, ia tak merinci bagaimana persisnya komunikasi yang akan dijalani untuk menuju kursi Ketua MPR tersebut.

"Jadi Gerindra ikut aturan main saja," kata Arief.


Baca juga: Anggota DPR Tegaskan tidak Ada Alasan Tunda Lantik Komisioner KPI


Arief menegaskan pihaknya yang saat ini berada di parlemen akan menjadi pengawas pemerintah, entah itu berada di pimpinan MPR atau bukan. Menurutnya, adalah tugas anggota parlemen untuk mengawasi jalannya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin selama lima tahun ke depan.

"Semua parpol harus bertugas mengawasi, mengkritik, membuat UU, dan mengkontrol jalannya pemerintahan Pak Joko Widodo dan Maruf Amin," kata Arief.

Seperti diketahui, dalam UU MD3 Pasal 427C, pimpinan MPR setelah hasil Pemilu 2019 terdiri atas 1 ketua dan 4 wakil ketua. Pimpinan dipilih dari dan oleh anggota MPR dalam satu paket yang bersifat tetap.

Tiap fraksi dan kelompok anggota dapat mengajukan satu orang bakal calon pimpinan MPR. Kemudian pimpinan MPR dipilih secara musyawarah untuk mufakat dan ditetapkan dalam rapat paripurna MPR. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More