Senin 22 Juli 2019, 15:20 WIB

Mau Menikah? Sepakati Pengaturan Keuangan

Thalatie K Yani | Weekend
Mau Menikah? Sepakati Pengaturan Keuangan

123rf
Pasangan yang hendak menikah sebaiknya mulai merancang dan mensepakati pengaturan keuangan.

Pascamenikah pasangan baru kerap dihadapi masalah keuangan. Keuangan dan pernikahan memang saling berkaitan. Apalagi tren penikahan belakangan banyak kebutuhan yang perlu dikeluarkan guna mewujudkan hari penting sesuai impian.

Namun kita lupa persiapan setelah acara pernikahan. Mengatur keuangan sangat penting dalam kelancaran kehidupan baru berumah tangga.


Mengatur keuangan mengambil peranan krusial dalam mewujudkan kelancaran menjalankan kehidupan baru mulai dari pernikahan hingga kehidupan berumah tangga.

"Mengatur keuangan merupakan tahap yang krusial dan penting saat akan memasuki kehidupan baru. Dengan mengatur porsi keuangan dengan bijak untuk setiap bagiannya, calon pasangan dapat dengan mudah menentukan cara yang efektif dan efisien dalam mengoptimalkan biaya yang tersedia," ujar Prita Hapsari Ghozie, Co-Founder ZAP Finance dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia.

Melihat kondisi itu, ada tiga kiat yang perlu diperhatian para calon pasangan sebelum menikah.

1. Terbuka Mengenai Finansial

Jalin komunikasi dan keterbukaan mengenai finansial terhadap pasangan. Calon pasangan sebaiknya jujur tentang kondisi keuangan saat ini agar penentuan biaya untuk rencana ke depan. Seperti acara pernikahan hingga kehidupan rumah tangga bisa berangkat dari kondisi finansial. Selain itu, komunikasi ini juga meliputi komitmen khusus yang akan dibangun kedua pasangan dan mengatur keinginan di masa depan.

2. Sepakati Metode Pengaturan Keuangan

Sebelum memulai kehidupan pernikahan mulai dari tahap perencanaan pernikahan hingga kehidupan rumah tangga. Sepakati terlebih dahulu metode pengaturan keuangan yang akan digunakan nanti dan siapa yang akan menjadi manajer keuangannya. Ini merupakan salah satu hal yang signifikan dan penting agar dapat mewujudkan pengaturan keuangan yang baik. Jangan lupa kalau setiap rumah tangga memiliki metode pengaturan keuangan yang berbeda.

3. Rancang Rencana Keuangan Bersama

Perlu komitmen dan prioritas keuangan yang ingin diwujudkan. Pengaturan ini harus dimulai dari biaya untuk merencanakan pernikahan hingga rumah tangga. Hal ini peting karena besar biaya yang digunakan untuk satu tahap akan berpengaruh pada tahap selanjutnya. Dengan merancang rencana keuangan bersama, akan terbangun visi yang sejalan dan menghindari terjadinya pembengkakan biaya. (M-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More