Sabtu 20 Juli 2019, 06:20 WIB

334 Tersangka Kerusuhan 22 Mei Ditangani Kejaksaan

Fer/Ant/P-2 | Politik dan Hukum
334 Tersangka Kerusuhan 22 Mei Ditangani Kejaksaan

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono (tengah).

 

KEPALA Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Pra­bowo Argo Yuwono menga­takan pihaknya telah menyerahkan 334 tersangka dan ba­rang bukti kasus kerusuhan aksi 21-22 Mei ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Hari ini kita kirim barang bukti dan tersangka ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ada 334 tersangka seluruhnya kita serahkan,” kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, kemarin.

Argo berterima kasih kepa­da Kejaksaan dengan selesai­nya tahap terakhir tersebut. Pi­hak­nya pun telah mengirimkan berkas perkara para tersangka ke Kejati DKI Jakarta.

“Kejati yang telah hadir di sini untuk menerima tahap ke­dua karena berkas yang sudah kita kirimkan sebanyak 106 berkas, itu sudah dinyatakan P21, lengkap secara formil mau­­pun materiil hari ini,” se­­­butnya.

Menurut Argo, penyerahan berkas perkara tersebut dila­kukan di Polda Metro Jaya lantaran jumlah tersangka yang banyak. Ia menyebut terdapat 106 berkas perkara dari 334 tersangka yang dilimpahkan ke Kejati DKI. Namun, para ter­sangka tetap berada di Ru­mah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

“Sebanyak 334 tersangka te­tap ditahan di sini, Kejaksa­an menitipkannya di sini,” pun­g­kas­nya­­.

Sebelumnya, Polres Jakarta Barat juga telah menyerahkan berkas perkara 75 tersangka kericuhan 21-22 Mei 2019 di Petamburan dan Slipi, Jakarta Barat, pada pihak Kejaksaan.

Polisi menetapkan status tersangka terhadap 447 pelaku kerusuhan 21-22 Mei 2019 di kawasan Gedung Bawaslu, Jakarta.

Penangkapan terhadap mereka dilakukan di sejumlah titik, di antaranya di Jalan MH Thamrin, depan Kantor Ba­­­waslu, daerah Monumen Pa­­­tung Kuda Arjuna Wiwaha, kawasan Menteng, Slipi, dan Petamburan.

Polisi juga mengidentifikasi dua kelompok dari ratusan ter­sangka itu. Sebanyak dua orang berasal dari kelompok Gerakan Reformis Islam (Garis) yang terafiliasi dengan IS dan 3 orang lain juga di­identifikasi dari kelompok perusuh.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menambahkan, pihaknya menangguhkan penahanan 207 tersangka. Penangguhan di­berikan berdasarkan sejumlah pertimbangan.

Misalnya, kata Asep, mereka  ti­­dak akan melarikan diri, ti­­­dak merusak barang bukti, ser­ta terdapat penjaminan da­­­­ri keluarga atau pengacara.  Semua itu berdasarkan penilai subjektif. (Fer/Ant/P-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More