Jumat 19 Juli 2019, 14:39 WIB

Polisi Serahkan Tersangka Kerusuhan 22 Mei ke Kejati DKI

Ferdian Ananda Majni | Megapolitan
Polisi Serahkan Tersangka Kerusuhan 22 Mei ke Kejati DKI

dok.mi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah menyerahkan 334 tersangka dan barang bukti kasus kerusuhan aksi 21-22 Mei ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

"Hari ini kita kirim barang bukti dan tersangka ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ada 334 tersangka seluruhnya kita serahkan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/7)

Dia menjelaskan, pihaknya berterima kasih kepada kejaksaan dengan selesainya tahap terakhir tersebut.

"Kejati yang telah hadir di sini untuk menerima tahap kedua, karena berkas yang sudah kita kirimkan sebanyak 106 berkas, itu sudah dinyatakan P21, lengkap secara formil maupun materiil hari ini," sebutnya.

Terdapat 106 berkas perkara dari 334 tersangka yang dilimpahkan ke Kejati DKI. Namun, kata Argo para tersangka tetap berada di rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

"Maka dinyatakan lengkap kita serahkan barang bukti dan tersangka. Sebanyak 334 tersangka tetap ditahan di sini, kejaksaan menitipkannya di sini," pungkasnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan status tersangka terhadap 447 pelaku kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Kawasan Gedung Bawaslu, Jakarta.

Penangkapan terhadap mereka dilakukan di sejumlah titik, di antaranya di Jalan MH Thamrin, depan Kantor Bawaslu, daerah Monumen Patung Kuda Arjuna Wiwaha, kawasan Menteng, Slipi, dan Petamburan.

Polisi juga mengidentifikasi dua kelompok dari ratusan orang tersangka itu. Sebanyak dua orang berasal dari kelompok Gerakan Reformis Islam (Garis) yang diduga terafiliasi dengan ISIS dan 3 orang lain juga diidentifikasi dari kelompok perusuh. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More