Jumat 19 Juli 2019, 13:10 WIB

Jokowi: Jangan Selalu Lari ke Saya, Tugas Kapolri Apa?

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Jokowi: Jangan Selalu Lari ke Saya, Tugas Kapolri Apa?

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo.

 

PRESIDEN Joko Widodo telah menerima hasil rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Polri yang menyelidiki  kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Jokowi memberi waktu tiga bulan agar tim teknis Polri menindaklanjuti temuan tersebut.

“Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah sampaikan hasilnya dan hasil itu mesti ditindaklanjuti oleh tim teknis untuk menyasar dugaan-dugaan yang ada,” kata Jokowi di Istana Negara, Jum’at (19/7).

Dia berharap hasil kerja tim bisa ditindaklanjuti oleh tim teknis yang diketuai Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Idham Azis.

“Kapolri sampaikan meminta waktu 6 bulan, saya sampaikan 3 bulan tim teknis harus bisa menyelesaikan apa yang kemarin diselesaikan. Kita harapkan dengan temuan yang ada sudah menyasar ke kasus-kasus yang sudah terjadi,” tegasnya.

Jokowi menyatakan penyiraman air keras ke Novel bukan kasus yang mudah. Menurutnya, jika kasus yang menimpa salah satu penyidik senior KPK itu mudah, dalam waktu satu sampai dua hari pelaku sudah bisa diungkap.

Saat ditanya apakah akan membentuk TGPF independen jika dalam waktu tiga bulan tim teknis belum berhasil mengungkap pelaku penyiraman air keras ke Novel, Jokowi mengaku akan melihat hasilnya terlebih dahulu.

“Akan saya lihat nanti hasilnya. Jangan sedikit-sedikit larinya ke saya, tugas Kapolri apa nanti?,” ujar Presiden. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More