Jumat 19 Juli 2019, 09:45 WIB

Danone Targetkan 50% Bahan Baku Plastik Daur Ulang

Sri Utami | Humaniora
Danone Targetkan 50% Bahan Baku Plastik Daur Ulang

Antara
Ilustrasi

 

KERUSAKAN lingkungan akibat sampah plastik tidak terkendalikan, mendesak berbagai pihak untuk menanganinya. Terlebih komitmen pemerintah untuk mengurangi 70% sampah plastik pada 2025. Target pemerintah ini harus dilaksanakan oleh industri. Salah satunya adalah produsen air kemasan Danone-Aqua yang telah melakukan pengurangan sampah plastik tersebut.

Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo mengatakan pihaknya sudah menerapkan gerakan bijak berplastik melalui tiga elemen penting. Salah satunya melakukan pendaurulangan plastik sebagai bahan utama produksi.

"Kami melakukan tiga elemen yang kami rangkum dalam gerakan bijak berplastik. Pertama dengan lebih banyak mengumpulkan sampah plastik yang kami produksi pada 2025. Kami juga melakukan edukasi terhadap anak sekolah. Targetnya lima juta anak dan seratus juta pensiunan pada 2025," ujar Karyanto Wibowo dalam acara Baku Bantu Bersihkan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (19/7).

Dalam upaya penggunaan plastik daur ulang saat ini Danone Aqua telah membangun enam pusat daur ulang di Tangerang Selatan, Lombok, Bandung dan Bali. Danone menargetkan dapat menggunakan plastik daur ulang sebagai bahan baku sebesar 50% pada 2025 dalam setiap produksinya

"Artinya kami tidak menggunakan lagi bahan virgin dan impor. Ini upaya untuk mengurangi penggunaan plastik virgin sehingga kami banyak menggunakan bahan daur ulang dari Indonesia dan di produksi di sini," lanjutnya.  

Karyanto merinci dalam pengumpulan sampah plastik yang dilakukan pihaknya mengandalkan peran sektor informal seperti pemulung, TPS3N dan bank sampah. Saat ini Danone Aqua tengah membangun pusat daur ulang sampah di Labuan Bajo, NTT.  

baca juga: Masyarakat Kota belum Paham Solar Cell

"Pemulung punya peranan penting pengumpulan sampah plastik bisa dikatakan sampai 90%. Kedua adalah bank sampah atau TPS3N. Kami juga bekerja sama dengan beberapa konsumen dari restoran dan hotel yang mengirimkan langsung kemasan bekas ini ke pusat daur ulang yang ada enam daerah," imbuhnya. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More