Kamis 18 Juli 2019, 23:05 WIB

Komisi III DPR Harap Seleksi Capim KPK Selesai Sebelum Oktober

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Komisi III DPR Harap Seleksi Capim KPK Selesai Sebelum Oktober

Antara/Wahyu Putro A
Trimedya Panjaitan

 
KOMISI III DPR berharap seleksi pimpinan KPK bisa diselesaikan sebelum masa jabatan DPR 2019-2024 berakhir pada akhir September mendatang. Panitia seleksi (pansel) calon pimpinan (capim) KPK diharapkan dapat segera menyelesaikan seleksi dan menyerahkan nama-nama capim KPK ke DPR.
 
"Saya berharap dan lebih setuju agar seleksi bisa diselesaikan di DPR periode ini," ujar anggota Komisi III DPR, Trimedya Panjaitan, di gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/7).
 
Hal itu menurut Trimedya, karena DPR saat ini telah mengawal KPK setidaknya pada lima tahun terakhir. Dengan begitu, dianggap akan lebih maksimal bila seleksi dan pemilihan dilakukan oleh DPR periode ini.
 
"Meski ingin agar selesai di periode ini, pesan kami tetap pada pansel agar memilih calon yang terbaik. Harus memahami KPK, memiliki pengetahuan, dan mampu melakukan konsolidasi di semua lini KPK," ujar Trimedya.
 
Sementara itu, ketua Pansel KPK, Yenti Garnasih, mengatakan pansel telah memiliki jadwal penyelesaian tugas menyeleksi capim KPK. Bila tidak ada masalah berarti, seleksi akan selesai pada tanggal 30 Agustus mendatang.
 
"Selanjutnya 2 September akan kami serahkan ke presiden," ujar Yenti.
 
Terkait kapan akan dapat diselesaikan, Yenti mengatakan, hal itu selanjutnya menjadi ranah presiden untuk menentukan. Karena hasil seleksi pansel nantinya akan diserahkan ke Presiden RI Joko Widodo.
 
"Jadi nanti tergantung Presiden kapan diserahkan ke DPR. Apakah di DPR periode ini atau bukan, itu kembali ke Presiden," ujar Yenti.
 
Yenti mengatakan, saat ini pansel masih fokus melakukan beberapa tahapan seleksi. Pekan depan direncanakan akan dilakukan debat publik yang akan diikuti oleh para capim KPK.
 
"Itu yang tengah kami siapkan, di mana sebelumnya belum pernah dilakukan," ujar Yenti. (OL-6)
 
  •  

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More