Jumat 19 Juli 2019, 04:40 WIB

Studio Animasi Jepang Dibakar, 24 Tewas

mediaindonesia | Internasional
 Studio Animasi Jepang Dibakar, 24 Tewas

(Photo by JIJI PRESS / JIJI PRESS / AFP)
kebakaran di sebuah gedung perusahaan animasi yang menewaskan sekitar dua lusin orang di Kyoto pada 18 Juli 2019

 

KEBAKARAN menghanguskan sebuah gedung perusahaan animasi di Kyoto, Jepang, yang menewaskan 24 orang. Peristiwa yang diduga tindakan sabotase itu juga melukai puluhan orang.

Petugas kepolisian menyebut penyebab kebakaran tampaknya disengaja. Namun, pihaknya belum bisa memastikan motif sabotase yang menghanguskan gedung Kyoto Animation. Jumlah korban terus bertambah setelah beberapa jam kebakaran berlangsung. Petugas dinas pemadam kebakaran menemukan sejumlah jasad korban, ketika menyisir lokasi kejadian.

Setidaknya 11 orang ditemukan dalam kondisi cardio-respiratory arrest, yakni istilah yang digunakan otoritas Jepang untuk menandakan kematian seorang korban, sebelum secara resmi disertifikasi. Temuan jasad di lantai dua gedung dan tangga menuju atap, meningkatkan jumlah korban jiwa menjadi 24 orang.

Para pejabat berwenang mengungkapkan korban luka akibat kebakaran tercatat 35 orang. Sekitar 10 orang dinyatakan dalam kondisi kritis. Media lokal melaporkan 70 orang diyakini berada di dalam gedung saat kebakaran terjadi.

Rekaman dari kamera pengawas menunjukkan asap putih tebal keluar dari jendela lantai tiga. Bagian luar bangunan terlihat menghitam, sisi yang paling banyak dilahap api.

Dinas pemadam kebakaran setempat menerima laporan kebakaran studio milik Kyoto Animation sekitar pukul 10.35 pagi (01.35 GMT). "Beberapa penelepon melaporkan telah mendengar ledakan keras dari lantai pertama Kyoto Animation. Mereka juga melihat asap tebal," ujar juru bicara pemadam kebakaran.

Petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran, yang diduga merupakan tindakan penyerangan. "Seorang pria diketahui melempar cairan dan membakarnya," jelas seorang juru bicara kepolisian perfektur Kyoto kepada AFP.

Lembaga penyiaran publik NHK melaporkan seorang pria ditangkap terkait kasus kebakaran. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Dalam laporan itu, tersangka se-ngaja menuangkan zat mirip bahan bakar minyak di sekitar gedung. Dia juga sempat berkata 'mampus' saat mulai membakar. Sejumlah saksi mata mengamini kobaran api yang begitu dahsyat.(AFP/Tes/I-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More