Kamis 18 Juli 2019, 15:57 WIB

Indonesia Jadi Pasar Potensial Narkotika Jaringan Internasional

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
Indonesia Jadi Pasar Potensial Narkotika Jaringan Internasional

Antara/Muhammad Adimaja
Penangkapan jaringan narkotika internasional.

 

Pengedar narkoba jaringan internasional masih menganggap Indonesia merupakan pasar potensial bagi pecandu narkoba, sehingga masih banyak jaringan Internasional nekat menyelundupkan narkotika ke Indonesia.

"Masih banyaknya negara lain menganggap Indonesia saat ini masih menjadi pasar potensial," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz saat dihubungi, Kamis (18/7).

Hal tersebut bukan tanpa alasan harga setiap narkotika per gram di Indonesia harganya bisa setinggi langit. Dan keuntungan besar didapatkan dengan mudah bagi pengedar.

"Sebagai contoh, beberapa literatur harga sabu per gram bisa mencapai Rp1.8 Juta, sedangkan penangkapan terakhir pekan lalu terdapat 120 kg sabu yang mau diselundupkan," jelas Erick.

Dengan banyaknya sabu yang berusaha masuk ke Indonesia, hal tersebut merupakan bencana bagi generasi bangsa dan sangat disanyangkan.

"Sangat disayangkan bila ratusan kilogram narkotika masuk ke Indonesia," pungkasnya.

AKBP Erick mengatakan pengedar saati ini sementara masih banyak masuk melalui Malaysia.

Sebelumnya, petugas Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat sempat menggagalkan pengedar narkoba jenis sabu-sabu jaringan Internasional yang membawa 120 kg sabu pada bulan April lalu. (OL-09)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More