Kamis 18 Juli 2019, 15:07 WIB

Dukung tanpa Syarat, NasDem Bebaskan Jokowi Pilih Menteri

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Dukung tanpa Syarat, NasDem Bebaskan Jokowi Pilih Menteri

MI/M Irfan
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat pembukaan sekolah legislatif Partai Nasdem di Jakarta, Selasa (16/7).

 

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh memastikan belum menyodorkan nama menteri untuk duduk di kabinet kerja jilid II. NasDem menunggu Presiden Joko Widodo meminta nama menteri yang dibutuhkan.

"Kalau Presiden menyatakan meminta daftar nama kader-kader terbaik partai ini, berikan saya satu nama, ya kita berikan satu nama itu dengan klasifikasi," kata Surya di Subang, Jawa Barat, Kamis (18/7).

Surya menjelaskan Presiden Jokowi belum meminta daftar nama menteri dari NasDem. Selama belum diminta, NasDem tak akan menyodorkan nama menteri.

"Kecuali diminta. Karena belum diminta, bagaimana kita mau ajukan nama. Lagi-lagi kita salah nanti," ungkapnya.

Baca juga: Surya Paloh Dianugerahi Kehormatan Revolusi Mental Astha Hannas

Surya menegaskan NasDem membebaskan penuh Jokowi memilih para pembantunya di kabinet mendatang. Sikap ini sebagai bentuk konsistensi NasDem mendukung penuh pemerintahan Jokowi di periode kedua.

"Kalau Presiden merasa perlu ada modifikasi, perlu ada perubahan atau barangkali sudahlah cukup seperti kabinet jilid pertama, semua berpulang ke Presiden," ujarnya.

Surya menegaskan NasDem berkomitmen mendukung Jokowi tanpa syarat. Konsekuensi kebijakan itu yakni NasDem menerima apapun keputusan Jokowi terkait komposisi menteri di kabinet lima tahun mendatang. NasDem meyakinkan bakal memegang teguh komitmen dukungan tanpa syarat ini.

"Moralitas harus didatangkan dengan konsistensi, empati, ketulusan, dan kejujuran diri. NasDem sampai saat ini tetap tanpa syarat," tegas Surya. (X-15)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More