Kamis 18 Juli 2019, 14:00 WIB

Nasdem Babel Target Menang Di 3 Kabupaten

Rendy Ferdiansyah | Politik dan Hukum
Nasdem Babel Target Menang Di 3 Kabupaten

MI/Mohamad Irfan
Kader-kader Partai NasDem

 

SEBANYAK empat kabupaten di Provinsi Bangka Belitung (Babel) akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020. Partai Nasional Demokrat (NasDem) Babel menargetkan menang di tiga pilkada. Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Babel, Robert Aritonang mengatakan empat kabupaten di Babel yang akan melaksanakan Pilkada 2020 adalah, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur.

"Dari empat kabupaten ini kita berupaya untuk memang di tiga Kabupaten yakni, Bangka Barat, Bangka Tengah dan Belitung Timur," kata Robert. Kamis (18/7).

Menurutnya dari empat Kabupaten tersebut, hanya tiga kabupaten NasDem bisa mengusung calon sendiri karena perolehan masing-masing di DPRD sebanyak tiga kursi.

"Kalau Bangka Selatan kita berat bila mengusung sendiri karena cuma mendapatkan satu kursi. Tapi kalau tiga kabupaten lainya jelas bisa karena 3 kursi. Tinggal cari koalisi," terangnya.

Dari tiga kabupaten dengan perolehan 3 kursi itu, hanya satu kabupaten yang sudah pasti petahana kembali dicalonkan yakni Bangka Tengah.

"Bangka Tengah itu bupatinya Ibnu Saleh dari NasDem, sudah pasti ia kembali maju sebagai incumbent," kata Robert.

baca juga: Krisis Air Bersih di Purbalingga Meluas

Sedangkan untuk Bangka Barat dan Belitung Timur, NasDem akan menggaungkan Indonesia Memanggil. Robert menjelaskan Indonesia Memanggil ini akan menjaring kader-kader terbaik NasDem. Tidak menutup kemungkinan kader di luar NasDe, akan dicalonkan. Sebelum dicalonkan, kader-kader itu akan disurvey terlebih dahulu.

"Kita lihat hasil surveynya seperti apa. Siapa tertinggi itulah yang akan kita calonkan di Belitung Timur dan Bangka Barat," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More