Kamis 18 Juli 2019, 09:15 WIB

Pemilihan Cawagub Kelar Akhir Juli Ini

Rif/Put/Ssr/J-3 | Megapolitan
Pemilihan Cawagub Kelar Akhir Juli Ini

Ist
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono

 

KETUA Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono optimistis bahwa pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) DKI akan rampung sebelum dewan periode baru dilantik. Masa tugas DPRD DKI periode ini akan berakhir Oktober 2019.

“Masih ada waktu kita selesaikan di periode ini, masih ada waktu, jangan berandai-andai terlalu jauh. masih yakin kelar periode ini,” kata Gembong, saat dihubungi, kemarin.

Meskipun optimistis, Gembong menyebutkan, rapat paripurna pemilihan cawagub tak bisa dipaksakan untuk segera berlangsung. Alasannya, pembahasan mengenai cawagub harus mengikuti alur.

“Ya kita kan rapimgab (rapat pimpinan gabungan) dulu, tahapannya belum paripurna. Tahapan rapimgab dilalui dulu baru penjadwalan paripurna pengesahan tatib (tata tertib),” jelasnya.

Kendati rapimgab tertunda tiga kali, Gembong memperkirakan pengesahan tatib berlangsung pekan depan dan kemungkinan rapimgab digelar pada Senin, 22 Juli 2019.

Saat ditanya ihwal kinerja sekretariat dewan (sekwan) yang tak tanggap dalam mengatur jadwal rapimgab, Gembong tak mau berkomemtar banyak. “Saya cuma terima undangan. Soal koordinasinya bagaimana, kita enggak sampai situ,” ucapnya.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Ongen Sangaji, menyebutkan rapimgab batal digelar karena kurangnya koordinasi dengan kesekretariatan DPRD DKI Jakarta. “Tertundanya acara rapimgab kali ini sekali lagi karena Sekwan kurang cakap dalam mengatur jadwal,” ungkap Ongen.

Menurut dia, Sekwan DPRD DKI Jakarta, seharusnya mengomunikasikan tentang gelar rapat kembali dilaksanakan pada hari ini dengan tidak mendadak. Sekwan baru memberitahukan ada rapat pada pagi ini pukul 10.00 WIB.

“Harusnya ketika kita kemarin gagal segera komunikasi, bukan komunikasinya hari ini pukul 10.00 dan pukul 11.00. Kan semua orang masih kegiatan-kegiatan yang lain kan,” kata Ongen.

Sebelumnya, anggota Fraksi Golkar, Ramly, menyarankan sebaiknya pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta di serahkan pada anggota DPRD DKI Jakarta periode selanjutnya (2019-2024). “Sebaiknya diserahkan saja kepada anggota dewan selanjutnya,” imbau dia. (Rif/Put/Ssr/J-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More