Kamis 18 Juli 2019, 08:40 WIB

Dehidrasi Pencetus Penyakit Jemaah Haji Indonesia

Sitria Hamid Laporan dari Arab Saudi | Haji
Dehidrasi Pencetus Penyakit Jemaah Haji Indonesia

MCH/Darmawan
Jemaah haji Indonesia tengah menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Jemaah Haji Indonesia di Madinah, Arab Saudi.

JEMAAH haji yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah sebagian besar mengalami demensia akibat dehidrasi. Hingga kemarin, sekitar 251 jemaah mendatangi KKHI dengan keluhan darah tinggi, gangguan pencernaan, kencing manis, dan demensia yang dipicu kondisi dehidrasi.

"Kasus paru, bedah, psikiatri, jantung ada. Dehidrasi paling banyak. Cetusannya dehidrasi menyebabkan penyakit lama kambuh, seperti  kencing manis, demensia, dan lain-lain," jelas Kepala Seksi Layanan Kesehatan Daerah Kerja Madinah, Edi Supriyatna, di Kantor Urusan Haji Madinah, kemarin.

Dia mengatakan jemaah haji yang dirawat di KKHI saat ini berjumlah sekitar 19 orang, yang kebanyakan menderita demensia akibat dehidrasi. Jemaah haji yang dirawat di RS Arab Saudi saat ini sekitar 35 orang.

Demensia merupakan gangguan kejiwaan yang disebabkan degenerasi sel-sel di otak. Demensia atau pikun adalah disorientasi terhadap waktu dan tempat yang umumnya menyerang manula usia 65 tahun ke atas.

"Karena datang dengan dehid-rasi, tercetus demensianya. Kita rawat di KKHI. Setelah dehidrasinya sembuh, gejala dimensianya juga hilang. Sembuh total bila dehidrasinya sudah bisa diatasi," jelasnya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka kembali mengingatkan jemaah untuk tetap memperhatikan asupan cairan guna menjaga kesehatan tubuh sehingga ibadah haji bisa berjalan lancar. Pasalnya, cuaca ekstrem di Arab Saudi bisa mencapai lebih dari 50 derajat Celsius.

"Saya meminta Bapak dan Ibu sering minum air sebab air yang berkurang akan menyebabkan gangguan metabolik, keseimbangan, karena asupan mineral kurang sehingga seluruh penyakit muncul," kata Eka Jusuf di Hotel Faeyrouz Al Khoir, Madinah.

Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga pukul 17.11 waktu Arab Saudi, jemaah haji Indonesia yang tiba di Tanah Suci mencapai 72.937 orang yang berasal dari 180 kloter.

Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari mengatakan jumlah itu sudah mengarah pada puncak jemaah haji di Madinah untuk gelombang satu. Nantinya secara bertahap jemaah akan berkurang seiring pemberangkatan ke Mekah hingga akhir kedatangan gelombang satu pada 20 Juli nanti. (X-10)

Baca Juga

Dok. Kemenag/Rusydi

Indeks Kepuasan Jemaah Haji 2019 Tertinggi

👤Sitria Hamid 🕔Kamis 17 Oktober 2019, 19:55 WIB
Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) tahun 2019 sebesar 85,91, tertinggi sejak dilaksanakannya Survei Kepuasan Jemaah Haji...
Fikri NR kemenag

Evaluasi Haji 2019, Peningkatan Kualitas Manasik untuk 2020

👤Sitria Hamid 🕔Rabu 09 Oktober 2019, 20:29 WIB
"Kita ingin ada peningkatan. Setelah hal-hal yang bersifat fisik, maka kita harus menambah kualitas penyelenggaraan (ibadah haji) ini...
ANTARA/Nova Wahyudi

Kemenag Gelar Rakernas Evaluasi Haji 2019

👤Sitria Hamid 🕔Rabu 09 Oktober 2019, 08:47 WIB
Rakernas yang mengusung tema Haji Berkualitas itu menjadi peluang lebih awal perbaikan kualitas haji...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya