Kamis 18 Juli 2019, 04:05 WIB

PSIS Coreng Rekor Positif PSS Sleman

(Cah/YH/BY/AU/R-2) | Sepak Bola
PSIS Coreng Rekor Positif PSS Sleman

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Penjaga gawang tim PSIS Semarang Jandia (kedua kiri) menangkap bola dari serangan pemain PS Sleman Tuharea (kedua kiri)

 

PSIS Semarang menekuk PSS Sleman dengan skor 3-1 pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, kemarin. Tim tamu mampu memutus rekor positif tim tuan rumah yang sangat kuat kala bermain di hadapan pendukung fanatik.

Laskar ‘Mahesa Jenar’ membukukan gol melalui Brian Ferreira (4’), penalti Wallace Costa (42’), dan Bayu Nugroho saat injury time babak pertama. Tim ‘Super Elang Jawa’--julukan PSS Sleman--hanya mampu membalas satu gol yang dilesakkan Silvio Escobar di menit ke-32.

Tidak ada gol tambahan di babak kedua membuat PSIS berhasil mencuri tiga poin dan memastikan berada di posisi kelima dengan 14 angka. PSS Sleman kini berada di peringkat delapan dengan membukukan 12 angka.

Di laga lain, kekalahan kandang juga menerpa Semen Padang. Klub berjuluk ‘Kabau Sirah’ itu kembali menelan pil pahit di kandang Stadion Haji Agus Salim, Padang, dari Bhayangkara FC, dengan skor 2-3. Dengan hasil itu berarti sudah 8 partai yang dijalani tanpa sekali pun menang. ‘Kabau Sirah’ pun bertahan di juru kunci. Gol tim tuan rumah dicetak Karl Max Danny (32’) dan Dedi Gusmawan (62’), sedangkan tim tamu melesakkan gol melalui Herman Dzumafo (34’, 50)’), dan Alsat Sanda (57’).

Kemenangan kandang diraih PSM Makassar dengan ­mengalahkan Persebaya Surabaya 2-1 di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, tadi malam. Gol PSM dilesakkan Guy Junior di menit ke-18, yang sempat disamakan Irfan Jaya 4 menit sebelum jeda. PSM memastikan keunggulan lewat aksi Ferdinand Sinaga di menit ke-68.

Dari Bandung, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, kemarin, menyambut gembira wacana peng-alihan pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Wacana itu diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi tidak terurusnya stadion itu oleh Pemerintah Kota Bandung.

“Yang paling betul itu GBLA di-serahkan ke (manajemen) Persib, pihak ketiga. Salah satu yang ideal Persib, mereka nanti B to B,” kata Emil. (Cah/YH/BY/AU/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More