Rabu 17 Juli 2019, 15:20 WIB

KPU Ubah Masa Kampanye Pilkada 2020 Menjadi 71 Hari

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
KPU Ubah Masa Kampanye Pilkada 2020 Menjadi 71 Hari

MI/Ramdani
Ketua KPU Arief Budiman

 

KETUA Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman menyatakan pihaknya telah mengubah waktu kampanye untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Sebelumnya, dalam rancangan Peraturan KPU (PKPU) Pilkada 2020, pihaknya mengusulkan waktu kampanye selama 81 hari. Namun, usulan itu dikritik oleh Komisi II dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu.

"Itu dari 81 hari menjadi menjadi 71 hari (masa kampanye). Itu enggak mungkin lagi dipotong (waktu harinya)," ujar Arief di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (17/7).

Menurut Arief, waktu kampanye selama 71 hari sudah pas dan tidak bisa dikurangi agar tidak mengganggu agenda lain dalam Pilkada 2020.

"Misalnya agenda tentang sengketa calon, kan kalau ada calon yang tidak bisa ditetapkan, dia (calon) bisa mengajukan sengketa. Kita tidak bisa mengurangi di bawah 70 hari takut nanti sengketa itu putusannya melampaui hari pemungutan suara, kan merepotkan," jelas Arief.

Baca juga: NasDem Jateng Belum Bahas Pilkada 2020

Lebih lanjut, pihaknya sudah mengirimkan draft rancangan PKPU Pilkada 2020 ke Kementrian Hukum dan HAM.

"Sudah dikirim, sudah juga dilakukan pembahasan harmonisasinya. Kami tinggal tunggu kabar dari Kemenkuham. Kalau memang sudah selesai kita langsung distribusikan (PKPU) ke teman-teman (KPU daerah yang menggelar Pilkada)," terang Arief.

Untuk tanggal pencoblosan tidak berubah, yakni tetap digelar pada 23 September 2020. Pilkadaakan diikuti 270 daerah terdiri dari 9 Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 Kota.(OL-5)

Baca Juga

Dok.MI

Kejagung Tindak Lanjuti Investigasi TGPF Intan Jaya

👤Tri subarkah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:19 WIB
Apabila hasil investigasi TGPF Intan Jaya menyangkut tindak pidana umum, maka kejaksaan akan mendukung pihak kepolisian untuk...
MI/MOHAMAD IRFAN

LPSK Siap Lindungi Saksi Kasus Tewasnya Pendeta Yeremia

👤Sri Utami 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 15:03 WIB
Saat ini permohonan yang diajukan Badan Pengurus Pusat Gereja Kemah Injil Indonesia untuk keluarga dan saksi terkait penembakan pendeta...
MI/Adam Dwi

Mantan Sekretaris MA Nurhadi tidak Ajukan Eksepsi

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 14:35 WIB
Nurhadi disidang bersama terdakwa lain, yakni Rezky Herbiyono yang juga merupakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya